Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Desember 2024 | 00.36 WIB

Belum Juga Ditemukan, Tim SAR Kerahkan Tiga Drone untuk Cari Bocah 3,5 Tahun yang Hilang di Surabaya!

Operasi pencarian hari ketiga, seorang balita MR 3,5 tahun di Surabaya menggunakan bantuan drone. (Tim SAR Surabaya/Antara) - Image

Operasi pencarian hari ketiga, seorang balita MR 3,5 tahun di Surabaya menggunakan bantuan drone. (Tim SAR Surabaya/Antara)

JawaPos.com–Proses pencarian seorang balita MR berusia 3,5 Tahun yang hilang, usai terperosok di selokan dan terseret arus di daerah Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Selasa (24/12), masih dilanjutkan.

Kini, operasi pencarian sudah memasuki hari ketiga. Komandan Tim Basarnas Kota Surabaya Eko Aprianto mengatakan, petugasnya akan fokus menyisir kanan dan kiri Sungai Makmur. Terutama sebelum Jembatan Royal.

”Dari hasil evaluasi di kanan-kiri Sungai Makmur, ditakutkan atau dicurigai, korban nyangkut di sana. Radius pencarian jug kita tambah ke jembatan 34,” ujar Eko Aprianto di Posko Pencarian Perumahan Royal Residence, Kamis (26/12).

Selain itu, Tim SAR gabungan juga menerjunkan tiga pesawat tanpa awak (drone) untuk membantu pencarian dari udara. Mengingat petugas mengalami kesulitan menyisir sungai karena keberadaan eceng gondok.

”Kami fokuskan drone di area sungai yang banyak eceng gondoknya, di sekitaran jembatan SMPN 34. Itu untuk melihat yang kemungkinan dari atas, karena tidak bisa terlihat mata,” imbuh Eko.

Adapun tiga drone yang dikerahkan pada operasi pencarian hari ketiga. Yakni dua drone milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur dan satu drone milik Diskominfo Surabaya.

Tidak lupa, Eko juga memberikan instruksi kepada petugas yang mengoperasikan drone. ”Sudah saya kasih indikator, salah satunya kalau kebetulan di situ kumpul banyak lalat, agar mereka coba difokuskan di situ,” tutur Eko Aprianto.

Selain drone, Tim SAR gabungan juga menggunakan perahu karet untuk mencari keberadaan korban dengan metode estafet. Cara ini mengakali obstacle eceng gondok, yang memenuhi sisi kiri dan kanan sungai.

”Biar nanti daerah yang belum tersisir jadi bisa tersisir oleh tim kami. Jadi sistemnya estafet dari posko sampai jembatan SMPN 34, untuk yang ke bawah nanti disisir dari jembatan Royal,” tukas Eko Aprianto.

Dengan berbagai upaya dan 70 personel yang dikerahkan Tim SAR gabungan, hingga pukul 16.00 WIB, operasi pencarian balita MR 3,5 tahun belum membuahkan hasil. Mereka belum menemukan tanda-tanda tubuh korban.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore