Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Desember 2024 | 05.23 WIB

Awan CB dan La Nina Membuat Surabaya Diguyur Hujan Deras, Ini Penjelasan BMKG

Beberapa wilayah di Kota Surabaya terendam banjir akibat hujan deras disertai angin kencang. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Beberapa wilayah di Kota Surabaya terendam banjir akibat hujan deras disertai angin kencang. (Humas Pemkot Surabaya)

 
JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan deras yang mengguyur Kota Surabaya pada Selasa siang hingga petang (10/12), disebabkan oleh terbentuknya awan cumulonimbus (CB).
 
Hal ini diungkap oleh Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto. Menurutnya, awan cumulonimbus yang merata di wilayah Surabaya adalah hal yang wajar ketika musim hujan tiba.
 
Terlebih dilihat secara geografis, Kota Surabaya terletak di kawasan pesisir utara laut Jawa. Kemudian tepat di sebelah timur ada laut Madura. Yang memisahkan antara Kota Surabaya dengan empat kabupaten di Pulau Madura.
 
 
"Jadi secara otomatis, pembentukan awan hujan hasil penguapan dari lautan ini semakin intens, sehingga awan cumulonimbus ini bergerak dari wilayah timur ke arah barat,” ujar Ady dalam keterangannya, Selasa (10/12).
 
Selain awan cumulonimbus, hujan deras disertai angin kencang dan petir yang melanda Surabaya kali ini juga karena adanya fenomena iklim La Nina, sehingga terjadi peningkatan uap air di atmosfer saat memasuki musim hujan.
 
Oleh karena itu menurut Adhy, hujan deras disertai angin kencang lumrah terjadi selama musim hujan. Akibat fenomena alam ini, beberapa wilayah di Kota Surabaya lumpuh akibat terendam banjir.
 
 
Seperti di Jalan Sukomanunggal, Jalan Banyuurip, Jalan Simo Hilir, dan Jalan Margomulyo Surabaya. Bahkan, plengsengan bozem di wilayah Simo Hilir X jebol akibat tak mampu menahan derasnya aliran air.
 
"Tetapi banjir dan genangan air sore ini bukan hanya disebabkan curah hujan yang tinggi. Melainkan karena debit air yang tertampung di saluran drainase terlalu banyak, sehingga aliran air tidak maksimal," tukas Ady
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore