Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 21 November 2024 | 21.18 WIB

Tanggul Jebol, Warga Tambak Sarioso Mengungsi, Pemkot Surabaya Kerahkan Pompa dan Dapur Umum

BERSIH-BERSIH: Kamar utama di rumah Mujiono di Greges Timur Gang 1 tergenang hingga semata kaki, Rabu (20/11). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos) - Image

BERSIH-BERSIH: Kamar utama di rumah Mujiono di Greges Timur Gang 1 tergenang hingga semata kaki, Rabu (20/11). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)

JawaPos.com – Ratusan rumah di Kelurahan Tambak Sarioso, Asemrowo, terendam banjir pasang air laut. Tanggul di kawasan pesisir utara Surabaya itu jebol. Warga sempat mengungsi saat banjir rob tersebut sampai sepaha orang dewasa.

Pantauan Rabu (20/11), genangan air masih terlihat di beberapa rumah warga dan MI Taman Jaya. Misalnya, di rumah Mujiono di Jalan Greges Timur Gang 1. Dia bersama istri dan dua kerabatnya menguras air yang masuk ke dalam rumah, bahkan sampai kamar utama.

Sekitar pukul 06.30, ketinggian air itu masih semata kaki. Mereka dibantu petugas untuk menguras banjir dengan pompa portabel. ”Biasanya tidak separah ini. Ini yang paling parah,” kata Mujiono kemarin.

Ketua RW 2, Kelurahan Tambak Sarioso, Kuswoyo menuturkan, tanggul jebol pada Sabtu (16/11) yang mengakibatkan air laut menggenangi Jalan Greges Timur. Ketinggian air masih 20 cm sampai 30 cm. Air tidak sampai masuk rumah dan surut pada dini hari. Namun, banjir rob ternyata terus berlanjut dengan kondisi semakin parah. Minggu (17/11) malam misalnya, air masuk rumah dan di beberapa lokasi genangan sampai sepaha orang dewasa.

”Warga nggak ada yang menyangka akan seperti ini. Sehingga, nggak ada satu pun yang melakukan persiapan. Seperti mengevakuasi barang ke tempat yang lebih tinggi,’’ ujar pria 46 tahun itu. Di RW tersebut ada sekitar 110 rumah warga yang tergenang banjir rob. Misalnya, di rumah Arifin, 56.

Tidak sampai 15 menit, banjir rob semakin tinggi dan membuat kasur, pakaian, kulkas, mesin cuci, serta kipas angin terendam air. Dia sampai mengungsi di Masjid Al-Ansor di Jalan Raya Greges. ”Nggak sempat nyelamatin barang-barang. Yang kami pikirin keselamatan keluarga. Apalagi, ada dua balita di rumah,” kata Arifin di kediamannya kemarin (20/11).

Bantuan Makan Tiga Kali Sehari

Kepala BPBD Surabaya Agus Hebi Djuniantoro menuturkan sudah mendirikan tenda dan dapur umum di halaman Masjid Al-Ansor. Juga mendistribusikan 80 buah kasur, obat-obatan, pakaian, dan bantuan permakanan. ”Banjir membuat warga tak bisa beraktivitas. Jadi, setiap hari bantuan makanan kami berikan. Minimal tiga kali,” kata Hebi kemarin.

Selain mendirikan posko darurat di Greges Timur II, kawasan lain juga disiapkan. Tapi, hanya petugas yang stand by. ”Kami siapkan juga pompa portabel untuk mengeluarkan air yang masuk ke rumah,’’ ucapnya.

Tinggikan Tanggul Tambak Setengah Meter

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Syamsul Hariadi mengatakan, sedang dilakukan perbaikan 7 meter tanggul di tambak yang jebol. Juga ada peninggian tanggul 30–50 sentimeter dari sebelumnya sesuai permintaan dari petambak. ”Pengerjaan dilakukan manual dan selesai sekitar dua sampai tiga minggu ke depan,” jelas dia.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo juga menyatakan sedang merampungkan rencana pembuatan tanggul laut mulai dari Romokalisari hingga Gunung Anyar. Rencananya dibeton, tapi ada pula alternatif menjadikan tanggul sekaligus jalan. ”Yang jelas, itu butuh anggaran ratusan miliar,’’ ucapnya.

Kawasan Lain Siaga Banjir

Intensitas hujan yang mengguyur metropolis beberapa waktu terakhir memunculkan kekhawatiran genangan baru. Misalnya, di Penjaringan Sari dan Pandugo di Surabaya Timur.

Camat Rungkut Maskur mengaku terus memantau perkembangan saluran baru yang sudah terbangun. Misalnya, di Kelurahan Penjaringan Sari, potensi genangan dapat ditekan dengan pembangunan saluran baru.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore