
Kanwil Kemenhaj Jawa Timur, As’adul Anam menanggapi kasus 18 jamaah haji gagal berangkat oleh Imigrasi. (Dokumentasi PPIH Embarkasi Surabaya)
JawaPos.com - Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kanwil Kemenhaj) Jawa Timur menanggapi adanya 18 jamaah calon haji non prosedural alias ilegal, yang diamankan Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya.
Plt Kakanwil Kemenhaj Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam mengatakan bahwa pihaknya bersama Direktorat Jenderal Imigrasi dan Polri telah membentuk satuan tugas (satgas) haji non prosedural.
"Jadi Kemenhaj ini nggak bisa jalan sendiri, maka dibentuk lah satgas haji non prosesural, sehingga kita tinggal tindak lanjuti dan kita koordinasi (apabila ada pelanggaean), baik dengan Polda, Imigrasi," tuturnya, Rabu (20/5).
Terkait keberangkatan 18 calon jemaah haji yang digagalkan Imigrasi Surabaya, As’adul nengatakan bahwa mereka berangkat secara perorangan melalui pihak ketiga yang tidak terdaftar resmi di Kementerian.
"Jadi haji ilegal itu mereka berangkat ke Arab Saudi tidak menggunakan visa haji, buka visa mujamalah, tetapi visa pekerja. Mereka tidak berangkat langsung ke Arab Saudi, tetapi transit ke Singapura, Malaysia," imbuh As’adul.
Ketika ditanya terkait keterlibatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, As’adul memastikan kasus tersebut tidak berkaitan secara administratif maupun teknis dengan penyelenggaraan haji resmi.
"Secara administratif tidak ada (kaitannya), cuma kita tetap koordinasi. Katakanlah kalau itu menyangkut lembaga PPIU atau PIHK, data kan ada di kita. Kita support kepolisian, Imigrasi, apakah data ini ada," tegas As’adul.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya menggagalkan keberangkatan 18 calon jamah haji non prosesural atau ilegal. Modusnya hendak berwisata ke Malaysia hingga kerja di Arab Saudi.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto mengatakan tindakan ini merupakan wujud komitmen pihaknya untuk memastikan kelancaran pelayanan jamaah haji reguler tahun 2026.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022