Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Juni 2024 | 03.09 WIB

Di East Food Pack Surabaya, IPF Ingatkan Pemakaian Kemasan Peduli Lingkungan

Indonesian Packaging Federation (IPF) kampanye sustain sustainability package. (Istimewa) - Image

Indonesian Packaging Federation (IPF) kampanye sustain sustainability package. (Istimewa)

JawaPos.com–Indonesian Packaging Federation (IPF) berkomitmen terhadap kemasan yang bersifat berkelanjutan untuk lingkungan. IPF mewujudkan komitmen itu dalam bentuk kampanye nasional bertajuk sustain sustainability package.

Kampanye tersebut bagian dari ajang PackindoStar 2024 kompetisi tahunan yang bertujuan mendorong inovasi dalam industri pengemasan di Indonesia. Melalui kampanye penanganan sampah nasional di East Food Pack Surabaya, IPF mengenalkan Sustainability Awards yang dibagi menjadi dua sub-kategori. Yaitu, komersial dan konsep.

Business Development Director IPF Ariana Susanti mengatakan, selama ini, tak jarang pemilik merek dihadapkan terhadap tantangan memenuhi peraturan KLHK mengenai kemasan sesuai prinsip ekonomi sirkular.

”Kami menilai para pemilik merek ini kesulitan salah satunya disebabkan kurangnya informasi terhadap bahan baku alternatif yang memenuhi persyaratan keberlanjutan. Saat ini, ada banyak tuntutan dari pasar kaitannya keberlanjutan. Sehingga diterima tidaknya atau mau tidak mau, kita harus mengikuti ketentuan aturanitu,” terang Ariana saat Press Conference PackindoStar 2024 di Grand City Convention and Exhibition Surabaya.

Dia menilai, inovasi dalam kemasan berkelanjutan menjadi kunci untuk masa depan yang lebih baik. Sustainability Awards dan kampanye nasional tersebut bisa memberikan inspirasi kepada seluruh pelaku industry pengemasan.

”Award ini menjadi kesempatan emas bagi industri pengemasan di Indonesia. Termasuk di Asia hingga dunia,” imbuh Ariana Susanti.

Sementara itu, Education & Sustainability Director Putut Pramono berharap lewat kampanye tersebut dapat meningkatkan kesadaran dalam bertindak nyata jika persoalan terkait pengelolaan sampah dan pemakaian kemasan berkelanjutan bisa membuat Indonesia menjadi contoh. Terutama bagi negara lain. 

”Inisiatif penyelenggaraan ini karena persoalan masalah pengelolaan sampah. Kerena sampah itu berkaitan erat dengan material yang tidak bisa didaur ulang. Sehingga, desain kemasan harus sesuai pada material yang dapat didaur ulang dan digunakan kembali untuk dapat meminimalisir dampak minim terhadap lingkungan dalam proses berikutnya,” papar Putut.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore