Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 19 April 2024 | 17.48 WIB

Jalur Malang-Lumajang via Piket Nol Ditutup akibat Banjir Lahar Dingin Semeru

Petugas Dinas Perhubungan Lumajang melakukan penyekatan untuk penutupan jalur Piket Nol yang ditutup sementara akibat longsor pada Jumat (19/4/2024) pagi.

JawaPos.com - Pada Jumat pagi (19/4), jalur lintas selatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang melalui jalur Piket Nol harus ditutup sementara karena dampak dari tanah longsor dan pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.

Cuaca hujan deras yang melanda beberapa wilayah Lumajang pada Kamis (18/4) tidak hanya menyebabkan banjir, tetapi juga memicu longsor di sepanjang jalur Lumajang-Malang, terutama di wilayah Piket Nol.

Menyikapi situasi tersebut, melansir ANTARA, Brigadir Arief Setyawan dari Polsek Candipuro menyatakan bahwa jalan menuju Piket Nol di Kecamatan Candipuro telah disekat.

"Penyekatan jalan menuju arah Piket Nol di Kecamatan Candipuro telah dilakukan sebagai respons terhadap situasi tersebut," kata Anggota Polsek Candipuro, Brigadir Arief Setyawan, di Kecamatan Candipuro.

Terpantau mulai Kamis (18/4) malam pukul 21.30 WIB, Polsek Candipuro, Koramil Candipuro, dan Dinas Perhubungan melakukan penyekatan jalan dari Lumajang ke arah Malang atau sebaliknya karena adanya titik longsor di Piket Nol.

Para pengendara yang hendak melintasi jalur Lumajang-Malang diarahkan untuk memutar balik atau menunggu sementara waktu hingga proses evakuasi longsor selesai ditangani oleh petugas.

"Masyarakat yang hendak melintasi jalur Lumajang-Malang diarahkan untuk putar balik atau berhenti sementara hingga proses evakuasi longsor selesai ditangani oleh petugas," tuturnya.

Sebagai alternatif, pengguna jalan dapat memilih jalur melalui Kabupaten Probolinggo atau sebaliknya karena jalur Piket Nol masih dalam proses pembersihan dari tanah longsor.

"Kami sudah memasang rambu-rambu untuk Lumajang-Malang via Piket Nol kami tutup sementara hingga proses evakuasi selesai," katanya.

Penutupan sementara jalur tersebut dilakukan demi keamanan dan keselamatan pengguna jalan serta untuk memfasilitasi proses evakuasi dan pemulihan jalur yang terdampak longsor. Masyarakat diimbau untuk memahami situasi ini dan bersabar selama proses penanganan berlangsung.

Pihak berwenang akan terus memantau perkembangan situasi dan memberikan informasi lebih lanjut mengenai pembukaan kembali jalur Lumajang-Malang via Piket Nol setelah situasi menjadi aman untuk dilalui.

"Kami akan terus memantau perkembangan situasi dan akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai pembukaan kembali jalur Lumajang-Malang via Piket Nol setelah situasi menjadi aman untuk dilalui," ujarnya.

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang menunjukkan bahwa sepanjang jalur Piket Nol terdapat beberapa titik rawan longsor dan pohon tumbang.

Oleh karena itu, masyarakat diingatkan untuk tidak melintasi jalur lintas selatan yang menghubungkan Lumajang-Malang saat cuaca hujan deras. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore