
Sistem pembayaran parkir nontunai terus digencarkan Pemkot Surabaya (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com - Pemberlakukan sistem pembayaran parkir non tunai di Kota Surabaya akhirnya memasuki akhir pekan pertama setelah mulai diterapkan sejak 1 Februari lalu.
Dilansir Radar Surabaya (JawaPos Grup) pada Kamis (8/2), masyarakat Kota Pahlawan agaknya sudah mulai beradaptasi dengan metode perparkiran baru yang di inisiasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) tersebut.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, setelah pemberlakuan parkir non tunai berjalan selama sepekan, maka Dinas perhubungan (dishub) akan melakukan evaluasi terkait program tersebut.
Kepala Dishub Kota Surabaya Tundjung Iswandaru telah memonitor kebijakan itu sejak mulai diberlakukan serentak di 322 titik dari ribuan lokasi yang sudah dipetakan sebelumnya.
Tundjung mengaku, selama sepekan penerapan metode baru perparkiran di lapangan, pihaknya tidak menemukan adanya kendala berarti. Meskipun mayoritas pengguna jasa parkir memang masih membayar secara tunai.
"Kita menilai masyarakat juga perlu beradaptasi dengan peralihan tunai ke nontunai," ungkapnya, pada Rabu (7/1).
Menurutnya, memang masih ada sejumlah warga yang memilih membayar parkir secara tunai. Sebab, sebagian mereka belum terbiasa membayar menggunakan QRIS, terutama dikalangan para orang tua.
Pembayaran parkir tunai memang masih disediakan pemkot untuk antisipasi hal - hal seperti itu. "Tahap awal memang kita berikan skema ini (tunai, Red)," ucapnya.
Tundjung menyebut, skema pembayaran tunai tersebut masih diperbolehkan untuk sementara waktu dan itu sudah sesuai dengan kesepakatan bersama.
Kendati demikian, pemkot memastikan hal itu tidak akan mengganggu penerapan parkir non tunai. Tundjung juga menegaskan, kedepannya seluruh titik akan memberlakukan parkir nontunai.
"Nanti selurugnya pakai QRIS, perlu waktu," katanya.
Output itu akan terus diupayakan oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Berbagai upaya persuasif untuk mendorong peralihan menuju kebijakan parkir non tunai pun terus disempurnakan.
Seperti misalnya saat ini, pihaknya tengah menggencarkan sosialisasi pemakaian voucher pengganti uang tunai. Rencananya, titik penjualan voucher ini juga bakal ditambah.
"Sementara masih Taman Bungkul dan area Balai Kota Surabaya," tutur Tundjung.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
