
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (dua dari kanan).
JawaPos.com–Realisasi penerimaan pajak daerah Kabupaten Sidoarjo 2023 berhasil melampaui target. Dari target Rp 1,215 triliun berhasil mencapai angka Rp 1,302 triliun.
Dari data Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Kabupaten Sidoarjo, kenaikan penerimaan pajak itu berturut-turut sejak 2020 hingga 2023 mencapai kenaikan sebesar 40,18 persen atau Rp 373 miliar. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan apresiasi kepada seluruh para wajib pajak yang telah patuh dalam membayar pajak. Selain itu, kepada seluruh stakeholder yang telah bekerja keras dalam mengoptimalkan pendapatan.
”Tingginya capaian penerimaan pajak ini diharapkan dapat diinvestasikan kembali untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik di Kabupaten Sidoarjo,” kata Ahmad Muhdlor Ali.
Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu juga menegaskan, uang pajak kembali ke masyarakat lewat peningkatan pembangunan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan fasilitas umum lainnya. Seperti revitalisasi ruang terbuka hijau. Capaian pajak itu juga dapat memberikan titik equilibrium (keseimbangan) kepada seluruh masyarakat.
”Kami tidak hanya mengejar angka, namun yang kami kejar adalah eksosistem yang kuat dan mencapai titik equilibrium. Sehingga dengan tingginya capaian pajak ini akan kembali untuk masyarakat sebagai contoh tetap masifnya pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sidoarjo untuk memperlancar konektivitas antar wilayah desa dan kecamatan,” jelas Ahmad Muhdlor Ali.
Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo Ari Suryono mengatakan, tingginya penerimaan pajak menunjukkan komitmen kuat dari pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
”Masifnya pembangunan yang dilakukan menjadi wujud tercapainya penerima pajak 2023. Tahun ini, BPHTB (bea perolehan hak atas tanah dan bangunan) mencapai Rp 466 miliar,” ucap Ari Suryono.
Ketua Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Sidoarjo Heri Hermawan mengatakan, tingginya penerimaan pajak pada sektor BPHTB merupakan efek domino dari masih tumbuhnya pembangunan terutama sektor perumahan di Kabupaten Sidoarjo.
”Lahan di Sidoarjo masih banyak yang potensial di bandingkan Surabaya, sehingga banyak pengembang yang beralih ke sini, tentunya hal ini sangat potensial,” tutur Heri Hermawan.
Staf Ahli Mendagri Bidang Ekonomi dan Pembangunan La Ode Ahmad P. Bolombo mengapresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang berhasil meraih penerimaan pajak melebihi target. Untuk mempertahankan penerima pajak dibutuhkan riset dan survei untuk mencari potensi pajak dan objek pajak.
”Saya apresiasi kinerja Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan saya juga titip agar semua ini linier dan berbanding lurus dengan pelayanan publik yang semakin baik. Sebab, dengan pelayanan baik, maka masyarakat akan sadar akan pajak,” papar La Ode Ahmad P. Bolombo.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
