Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2023 | 16.18 WIB

Wisuda Akbar Griya Alquran di Surabaya, Ratusan Hafidz Doakan Pemilu Indonesia Damai

Wisuda Akbar Tahfidzul Quran ke-10 Griya Alquran. - Image

Wisuda Akbar Tahfidzul Quran ke-10 Griya Alquran.

JawaPos.com–Wisuda Akbar Tahfidzul Quran ke-10 yang digelar Griya Alquran tak hanya mengukuhkan santri sebagai hafiz, tapi juga dipenuhi dengan panjatan doa agar Indonesia tetap damai menjelang Pemilu 2024.

Hal itu disampaikan Falah Burhani, Ketua Panitia Wisuda Akbar ke-10 Griya Alquran di Universitas Islam Negeri Surabaya.

”Kita tahu sendiri, bahwa setiap kali pemilu selalu ada peluang disintegrasi bangsa ini. Perbedaan pilihan bisa jadi penyebab keretakan hubungan bahkan di keluarga sekalipun,” kata Falah Burhani.

Dia menambahkan, Indonesia butuh doa dari orang-orang yang doanya didengar Allah. ”Para penghafal Alquran ini istimewa. Mulutnya tak pernah berhenti melantunkan Alquran. Baik saat menambah hafalan, mengulang-ulang ayat-ayat yang dihafal hingga upaya untuk terus mempertahankan hafalannya. Mereka ini orang-orang yang dekat dengan kitab suci, dekat dengan Tuhan. Doanya tidak bisa dianggap enteng,” kata Falah Burhani yang biasa dipanggil Ustad Falah itu.

Wisuda Akbar Griya Alquran, Falah menambahkan, adalah momen yang mengumpulkan para penghafal Alquran. Dia berharap bisa memanfaatkan kehadiran para hafiz itu dengan sebaik-baiknya untuk mendoakan bangsa.

”Ini cocok dengan tema Wisuda Akbar Griya Alquran tahun ini Satu Dekade untuk Negeri menjadi Insan Qurani,” jelas Falah.

Dia menjelaskan, peserta yang mengikuti Wisuda Akbar itu dari berbagai cabang dan mitra Griya Alquran yang tersebar di seluruh Indonesia. ”Sebanyak 274 peserta. Yang tertua berusia 76 tahun. Kebetulan usianya sama 76 tahun, berasal dari cabang Jakarta hingga Surabaya,” kata Falah.

Peserta yang diwisuda pun berasal dari beragam kategori, ada yang 1 juz hingga yang lengkap hingga 30 juz Alquran. ”Sebelum diwisuda, para peserta ini harus terlebih dahulu melalui proses tasmi' atau menyetorkan hafalannya ke para ustad Griya Alquran. Jika lolos, mereka akan jadi peserta wisuda,” kata Falah Burhani.

Dia menyampaikan apresiasinya kepada para peserta yang bersusah payah menghafal Alquran meskipun di usia yang tidak lagi muda, apalagi mereka menghafalkan Alquran di tengah berbagai kesibukan.

”Sekali lagi mereka ini istimewa, insya Allah doanya ampuh, langsung tembus ke langit,” kata Falah Burhani, yang hafiz 30 juz Alquran ini.

Selain berdoa untuk kedamaian Indonesia menjelang Pemilu 2024, para santri itu juga mendoakan masyarakat Palestina. ”Kami juga menggalang donasi yang akan disalurkan ke Gaza dalam kegiatan ini. Ini bentuk dukungan kami ke Palestina,” tegas Falah Burhani.

Dalam kegiatan itu, panitia Wisuda Akbar ke-10 Griya Alquran mengundang KH Cholil Nafis, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI Pusat dan Ustazah Nabilah Abdul Rahim Bayan, juri Hafidz Indonesia, salah satu program di salah satu stasiun TV.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore