
TELANJUR PERCAYA: Regina Agnes Wahyu menjelaskan kronologi kongsi bisnis dengan Indro Prajitno di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (31/10)
JawaPos.com – Regina Agnes Wahyu kehilangan Rp 19,4 miliar karena berkongsi dengan Indro Prajitno, komisaris utama PT Sumber Baramas Energi (SBE). Direktur PT Kreasi Energi Alam (KEA) itu memodali suplai batu bara ke PLTU Indramayu. Namun, Indro tidak mengembalikan modal dan menyerahkan profitnya.
Kerja sama keduanya dilakukan untuk pengiriman tujuh kapal yang memuat 35.000 hingga 50.000 metrik ton batu bara. Regina mengatakan, pengapalan pertama hingga keempat lancar.
’’Tapi, pengapalan untuk pengiriman kelima hingga ketujuh, dana saya tidak kembali,’’ ungkap Regina saat memberikan keterangan sebagai saksi untuk terdakwa Indro di Pengadilan Negeri Surabaya kemarin (31/10).
Padahal, Indro sudah menjanjikan pengembalian modal dan memberikan keuntungan. Regina menuntut uangnya kembali. Indro meminta damai.
Dia menawari Regina untuk mengelola tambang miliknya di Palu. Asalkan, Regina menandatangani perjanjian perdamaian. Regina sepakat.
’’Tapi, ketika kami akan mengoperasikan tambang tersebut, banyak yang datang ke saya untuk menagih utang. Kami akhirnya mencabut perdamaian tersebut,’’ katanya. Regina melaporkan Indro ke polisi.
Indro mengklaim bahwa dirinya sudah menyerahkan Rp 4 miliar dan dua sertifikat tanah kepada Regina untuk berdamai. ’’Tapi, Regina mencabut perdamaian,’’ ujar Indro dalam persidangan.
Jaksa penuntut umum Rakhmad Hari Basuki mendakwa Indro telah menipu Regina. Indro disebut tidak mengembalikan modal sebesar Rp 17,5 miliar kepada Regina. Selain itu, keuntungan Rp 2,1 miliar tidak diserahkannya. Akibatnya, Regina merugi Rp 19,4 miliar. (gas/c7/eko)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
