Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Oktober 2023 | 19.03 WIB

Imbas Kecelakaan KA Argo Semeru di Jogjakarta, 157 Warga Refund Tiket di Stasiun Gubeng

BERI KOMPENSASI: Calon penumpang kereta melakukan refund di loket tiket Stasiun Gubeng kemarin (18/10). - Image

BERI KOMPENSASI: Calon penumpang kereta melakukan refund di loket tiket Stasiun Gubeng kemarin (18/10).

JawaPos.com– Akses jalur Stasiun Sentolo–Stasiun Wates Daop 6 Jogjakarta perlahan berangsur normal. Meski, untuk sementara jalur itu dilalui kereta api dengan kecepatan terbatas setelah insiden anjloknya KA Argo Semeru relasi Surabaya Gubeng menuju Gambir pada Selasa (17/10) lalu.

Sebagai bentuk pengoptimalan pelayanan, Daop 8 Surabaya memfasilitasi refund tiket bagi pengguna kereta api jarak jauh yang terimbas kecelakaan tersebut. Kompensasi itu berlaku untuk pengguna kereta api yang mengalami keterlambatan.

’’Sudah ada 157 calon penumpang yang refund tiket. Jumlah itu dinamis dan sementara ya,’’ kata Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif kemarin (18/10).

Kompensasi bagi pelanggan yang perjalanannya terdampak berupa pengembalian bea 100 persen atau pengalihan perjalanan dengan kereta api lain.

Luqman mengungkapkan, pengembalian tiket 100 persen atau pengalihan perjalanan itu berlangsung hingga H+7 keberangkatan kereta api sesuai dengan yang tertera di tiket masing-masing.

Ditanya tentang jumlah relasi yang mengalami keterlambatan, Luqman menyebut berdasar data pukul 15.00, ada 12 relasi.

’’Itu yang di Stasiun Gubeng, yang terdaftar dalam keterlambatan kedatangannya,’’ ujarnya.

Durasi keterlambatan juga beragam. Paling cepat KA Sancaka relasi Jogjakarta–Stasiun Surabaya Gubeng yang terlambat 13 menit.

Yang paling lama, berdasar data Daop 8 Surabaya, adalah KA Mutiara Selatan relasi Bandung–Stasiun Surabaya Gubeng yang keterlambatannya mencapai 185 menit.

Luqman menuturkan, kompensasi tersebut sudah tertuang dalam peraturan zyang berlaku. Sementara itu, PT KAI akan terus mengoptimalkan upaya untuk menormalisasi jalur agar dapat kembali seperti semula.

’’Penyebabnya masih didalami ya. Yang jelas KAI turut melibatkan 4 crane, 1 kereta penolong, serta 1 unit multi tie tamper untuk menormalkan jalur,’’ jelasnya. (zam/c7/ai)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore