
OPTIMISTIS TEPAT WAKTU: Pembangunan frontage road di kawasan Waru masuk tahap pembersihan lahan dan pemasangan batu penahan.
JawaPos.com – Proyek pembangunan frontage road (FR) ruas Delta Sari hingga Pabrik Paku Waru sampai kini masih terbangun sekitar 9 persen. Petugas masih menuntaskan pembersihan lahan dan pembangunan penahan tanah. Jembatan di area FR bakal digarap pekan ini.
Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan mengatakan, total ada tiga jembatan di area frontage yang digarap pekan ini.
Yakni, jembatan yang melintasi Sungai Buntung sekitar 20 meter, jembatan yang melintasi Sungai Kemambang sekitar 16 meter, dan jembatan di atas saluran di Desa Kedungrejo sepanjang 10 meter.
”Minggu ini mulai dibangun dua jembatan dulu. Ini persiapan mobilisasi material dan akses ke area pembangunannya,’’ kata Rizal.
Untuk jembatan di Kedungrejo, proses pembangunannya menunggu pembebasan lahan di sana tuntas. ”Ada dua bidang di area jembatan itu yang belum dibebaskan, tapi tinggal menunggu pembayaran,’’ katanya.
Setelah pembayaran tuntas, baru jembatan di sana dibangun. ”Maksimal bulan ini sudah bebas,’’ katanya. Sehingga pada awal bulan depan jembatan di Kedungrejo juga mulai digarap.
Setelah jembatan terbangun, progres pembangunan FR bakal naik signifikan. Selain membangun jembatan, relokasi berbagai fasilitas umum rencananya juga bakal tuntas dilakukan bulan ini.
Mekanismenya, tiang listrik di area frontage road yang sedang dibangun tidak langsung dibongkar. Namun, pihaknya membangun tiang pengganti terlebih dahulu di sisi timur jalan.
”Maksimal di bulan ini juga mulai dikerjakan,’’ katanya. Setelah tiang baru terbangun dan bisa difungsikan, baru tiang lama di area FR dibongkar.
Solusi relokasi tersebut agar tidak sampai ada pemadaman listrik dalam waktu cukup lama. Pemadaman hanya dilakukan saat pemindahan jaringan listrik dari tiang lama ke tiang baru. Sebab, di Waru terdapat banyak area industri, perkantoran, dan perdagangan.
Rizal menyebut meski masa pekerjaan tersisa 2,5 bulan lagi, pihaknya optimistis FR sepanjang 1.098 meter dengan lebar variatif antara 8 sampai 10 meter itu tuntas terbangun.
”Karena jalannya sebagian besar hanya diaspal. Bukan beton,’’ katanya. Karena itu, waktu yang dibutuhkan cukup singkat. (uzi/c6/any)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
