Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 19 Oktober 2023 | 18.50 WIB

Minggu Ini Bangun 2 Jembatan di Frontage Road Delta Sari, Satu Jembatan Terhalang Pembebasan Lahan

OPTIMISTIS TEPAT WAKTU: Pembangunan frontage road di kawasan Waru masuk tahap pembersihan lahan dan pemasangan batu penahan. - Image

OPTIMISTIS TEPAT WAKTU: Pembangunan frontage road di kawasan Waru masuk tahap pembersihan lahan dan pemasangan batu penahan.

JawaPos.com – Proyek pembangunan frontage road (FR) ruas Delta Sari hingga Pabrik Paku Waru sampai kini masih terbangun sekitar 9 persen. Petugas masih menuntaskan pembersihan lahan dan pembangunan penahan tanah. Jembatan di area FR bakal digarap pekan ini.

Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo Rizal Asnan mengatakan, total ada tiga jembatan di area frontage yang digarap pekan ini.

Yakni, jembatan yang melintasi Sungai Buntung sekitar 20 meter, jembatan yang melintasi Sungai Kemambang sekitar 16 meter, dan jembatan di atas saluran di Desa Kedungrejo sepanjang 10 meter.

”Minggu ini mulai dibangun dua jembatan dulu. Ini persiapan mobilisasi material dan akses ke area pembangunannya,’’ kata Rizal.

Untuk jembatan di Kedungrejo, proses pembangunannya menunggu pembebasan lahan di sana tuntas. ”Ada dua bidang di area jembatan itu yang belum dibebaskan, tapi tinggal menunggu pembayaran,’’ katanya.

Setelah pembayaran tuntas, baru jembatan di sana dibangun. ”Maksimal bulan ini sudah bebas,’’ katanya. Sehingga pada awal bulan depan jembatan di Kedungrejo juga mulai digarap.

Setelah jembatan terbangun, progres pembangunan FR bakal naik signifikan. Selain membangun jembatan, relokasi berbagai fasilitas umum rencananya juga bakal tuntas dilakukan bulan ini.

Mekanismenya, tiang listrik di area frontage road yang sedang dibangun tidak langsung dibongkar. Namun, pihaknya membangun tiang pengganti terlebih dahulu di sisi timur jalan.

”Maksimal di bulan ini juga mulai dikerjakan,’’ katanya. Setelah tiang baru terbangun dan bisa difungsikan, baru tiang lama di area FR dibongkar.

Solusi relokasi tersebut agar tidak sampai ada pemadaman listrik dalam waktu cukup lama. Pemadaman hanya dilakukan saat pemindahan jaringan listrik dari tiang lama ke tiang baru. Sebab, di Waru terdapat banyak area industri, perkantoran, dan perdagangan.

Rizal menyebut meski masa pekerjaan tersisa 2,5 bulan lagi, pihaknya optimistis FR sepanjang 1.098 meter dengan lebar variatif antara 8 sampai 10 meter itu tuntas terbangun.

”Karena jalannya sebagian besar hanya diaspal. Bukan beton,’’ katanya. Karena itu, waktu yang dibutuhkan cukup singkat. (uzi/c6/any)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore