INDUSTRI BARU: Gubernur Khofifah Indar Parawansa saat mendampingi Presiden Joko Widodo dalam groundbreaking pabrik foil tembaga di kawasan industri JIIPE, Gresik, Juni lalu.
Jatim Bangkit Terus Melaju. Itulah tagline peringatan hari jadi Jawa Timur (Jatim) tahun ini. Bukan tanpa alasan, menginjak usia 78 tahun, provinsi ini mampu bangkit dari hantaman pandemi. Menjadi salah satu penyangga kemajuan negeri.
---
TIGA tahun silam, saat pandemi Covid-19 melanda di hampir seluruh belahan dunia, semua lini kehidupan terdampak. Situasi tak jauh berbeda juga terjadi di Jatim. Seluruh elemen disibukkan untuk mengatasi hantaman pandemi. Aktivitas perekonomian di berbagai sektor ikut lumpuh. Efeknya berantai. Pertumbuhan ekonomi di provinsi ini mengalami kontraksi.
Seperti pada triwulan II tahun 2020 silam. Pertumbuhan ekonomi Jatim sempat mengalami penurunan hingga 5,98 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, situasi itu tidak berlangsung terlalu lama. Berdasar data Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim, pada triwulan IV tahun 2021, perekonomian di Jatim mengalami peningkatan sebesar 4,59 persen dibanding periode yang sama tahun 2020. Tren positif tersebut terus berlanjut secara konsisten.
Teranyar, pada triwulan kedua tahun ini, pertumbuhan ekonomi Jatim tumbuh 5,24 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Angka itu melebihi capaian nasional 5,17 persen.
Selain itu, pertumbuhan ekonomi Jatim selama triwulan II 2023 sebesar 2,66 persen menjadi yang tertinggi dari seluruh provinsi di Jawa.
”Alhamdulillah. Capaian-capaian ini menjadi salah satu bukti bahwa sinergi semua elemen bisa saling memberi kontribusi sehingga membuat Jawa Timur mampu bangkit,” kata Gubernur Khofifah Indar Parawansa.
Ya, pertumbuhan positif perekonomian Jatim tidak terlepas dari menggeliatnya semua lini usaha. Ada tiga sektor yang jadi penggerak utama. Terbesar adalah industri manufaktur yang berkontribusi sebesar 30,2 persen, perdagangan (18,7 persen), serta pertanian (11,9 persen).
Sektor-sektor lain juga memberikan kontribusi signifikan. Misalnya UMKM. Tahun lalu kontribusi sektor tersebut begitu besar, mencapai hampir 60 persen dari PDRB (pendapatan domestik regional bruto).
Demikian pula industri kreatif yang mampu menyumbang 20 persen PDRB. Termasuk start-up yang terus dikembangkan Pemprov Jatim.
Sektor-sektor itu mampu berkontribusi terhadap penambahan lapangan kerja. Indikatornya terlihat dari tingkat pengangguran terbuka (TPT) pada kuartal I 2023 sebesar 4,33 persen.
Turun 0,48 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. ”Capaian ini juga lebih baik dibanding rata-rata nasional,” kata Khofifah.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
