
Ilustrasi tawuran. Dok JawaPos
SURABAYA – Gerombolan remaja pria mendadak melintas di depan rumah Aipda Arif Harmoko pada Sabtu (7/10) pukul 23.30. Mereka jalan kaki. Arif melihat sebagian membawa sarung yang ujungnya diberi batu.
Anggota Polsek Simokerto itu spontan berteriak. Arif meminta mereka berhenti. Namun, sekitar 30 remaja itu justru lari. ”Indikasinya jelas mau tawuran,” kata polisi yang tinggal di Pacar Kembang Gang IV tersebut kemarin (8/10).
Arif bersama warga sekitar mengejar gerombolan remaja itu. Awalnya, hanya enam orang yang tertangkap. Ketika ditanya, mereka mengaku hendak tawuran.
”Janjian tawuran sama kelompok lain di depan Mardi Putera,” jelasnya. Jarak titik tersebut dengan rumah Arif tidak terlalu jauh.
Lantaran banyak yang lolos dari kejaran, Arif meminta bantuan tim Respon Cepat Tindak Patroli (Respati) Polrestabes Surabaya. Tim kemudian menyisir ke gang-gang. Polisi akhirnya menemukan sembilan orang lainnya.
Sebagian besar anak yang diamankan masih di bawah umur. Beberapa anak berasal dari luar Pacar Kembang. Yakni, dari Ngagel, Semolowaru, dan Mulyorejo. ”Mereka kumpul di gang II, kemudian jalan kaki,” ungkap Arif.
Kasat Samapta Polrestabes Surabaya AKBP Teguh Santoso menyampaikan, belasan anak yang diamankan diserahkan ke Polsek Tambaksari. Dari pemeriksaan awal, motif tawuran diketahui buntut dari saling ejek antaranggota kubu di media sosial (medsos). ”BB (barang bukti) yang diamankan dua motor dan tiga ponsel,” paparnya.
Terpisah, Kapolsek Tambaksari Kompol Ari Bayuaji menjelaskan, pihaknya tidak menemukan senjata tajam (sajam). Remaja yang diamankan itu rata-rata masih duduk di bangku SMP. ”Langsung kami bawa dan panggil orang tuanya, RT-RW, dan gurunya,” tegasnya.
Belasan anak itu sudah dikembalikan ke orang tua masing-masing. Sebagai tindak lanjut, pekan ini Ari mengadakan pertemuan bersama para tokoh masyarakat sekaligus orang tua dan guru. ”Pertemuan itu dilakukan untuk intervensi dan edukasi lanjutan serta memantau pola perilaku anak yang sempat kami amankan,” terangnya.
Di daerah lain, dua anak di bawah umur menjadi korban pengeroyokan di Jalan Margomulyo kemarin dini hari. Korbannya adalah IQ, 13, dan FD, 14. Kasusnya sedang didalami Polsek Asemrowo.
Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Daniel Napitupulu menjelaskan, pengeroyokan bermula ketika kedua korban melintas di Jalan Margomulyo dari selatan menuju utara pada pukul 00.30. Saat kedua korban berada di depan SPBU Margomulyo, tiba-tiba sekelompok pemuda menghampiri. Total, ada 25–30 anggota kelompok tersebut. Para pelaku datang berboncengan sepeda motor.
Baca Juga: Syahrul Yasin Limpo Ajukan Perlindungan ke LPSK, KPK: Semoga Bukan Modus untuk Menghindar
Tanpa basa-basi, kedua korban langsung dikeroyok. Pengeroyokan itu membuat keduanya babak belur. Dua korban terluka sobek pada bagian kepala dan pelipis. Saat ini mereka dirawat di RSI Darus Syifa’, Benowo.
”Saat ditemukan di lokasi, kedua korban dalam kondisi terpengaruh minuman keras (miras). Aroma alkohol tercium dari mulut mereka. Akibatnya, korban belum bisa diperiksa lebih dalam,” ujar Daniel.
Sambil menunggu kondisi korban membaik, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga sedang mencari CCTV yang merekam kejadian tersebut.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
