JawaPos.com - Pesona wisata di Jawa Timur memang tak bisa dilewatkan begitu saja untuk dikunjungi. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur merilis jumlah wisatawan asal luar negeri atau wisatawan mancanegara (wisman) selama Januari hingga Juli 2023.
Data itu dirilis pada 1 September lalu. Dari data tersebut terlihat jika Malaysia menjadi negara yang mendominasi datang ke Jawa Timur lewat Bandara Juanda Internasional Sidoarjo.
Rinciannya, wisman Malaysia sebanyak 35,13 persen. Lalu disusul 12,07 persen wisman Singapura, 10,47 persen wisman Tiongkok, 2,87 persen wisman asal Amerika Serikat, dan 2,16 persen asal India.
Tahun ini, jumlah wisatawan mancanegara atau turis yang berkunjung ke Jawa Timur meningkat dibandingkan pada 2022. Dengan perbandingan di bulan yang sama dan tahun berbeda, Januari hingga Juli.
Pada Januari hingga Juli 2022, ada 16.932 turis asing mampir ke Jawa Timur. Sementara itu, pada Januari hingga Juli 2023 sebanyak 99.810 turis asing berkunjung ke Jawa Timur. Itu artinya, kunjungan wisman ke Jawa Timur pada 2023 menggemuk 489,48 persen.
Apabila dilihat dari grafik yang ditampilkan, wisman terbanyak masuk lewat Bandara Juanda Sidoarjo terpantau pada Juli lalu. Yakni, sebanyak 20.303 orang. Pada Juli tahun lalu, wisman yang ke Jawa Timur hanya 6 ribuan orang.
Sebelumnya, pada 1 September lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menorehkan prestasi kembali dari sektor wisata. Pemerintah Provinsi Jawa Timur mendapatkan penghargaan kategori Program Desa Wisata pada ajang Merdeka Awards 2023 yang diselenggarakan salah satu media online pada Rabu (30/8) di Jakarta Pusat.
Pemprov Jatim berhasil mendapatkan prestasi terbaik berdasarkan beberapa program desa wisata. Pertama, Program Kreatif Pendukung Desa Wisata diantaranya, Akademi Desa Wisata (Demi Dewi), Zona KIP, dan Program One Village One CEO.
Kedua, Program Inovatif Berbasis Digital yaitu Virtual Tour lewat website
eastjava.travel. Ketiga, Keterlibatan Aktif Masyarakat lewat Taruna Budaya. Keempat, Kontribusi Ekonomi Hingga Pelestarian Lingkungan Melalui Program Desa Wisata Halal di Kawasan Pesisir Jawa Timur. Kelima, Program Peningkatan Kunjungan Wisatawan melalui Majapahit Travel Fair (Bursa Pariwisata), Festival Desa Wisata Rakyat Cerdas Mandiri dan Sejahtera (Dewi Cemara), serta video kreatif.
"Kami ajak masyarakat Jawa Timur untuk berwisata di Jawa Timur juga. Selain terus mempromosikan pesona Jawa Timur ke mancanegara," ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.