
Hotel Majapahit Jalan Tunjungan, Surabaya.
JawaPos.com–Nasdem bersama PKB memilih Hotel Majapahit di Surabaya sebagai lokasi deklarasi Anies Baswedan-Cak Imin, pasangan Capres dan Cawapres 2024. Hotel Majapahit di Jalan Tunjungan, Surabaya, itu bukan sekadar hotel atau tempat menginap biasa.
Hotel Majapahit bersama sejarah perjalanan Indonesia, termasuk bagaimana arek-arek Surabaya memperjuangkan kemerdekaan Indonesia kala itu.
Sebelum bernama Hotel Majapahit, dulu Hotel Majapahit bernama Hotel Oranje. Hotel Oranje dibangun kali pertama pada 1910 dan kepemilikannya oleh Lucas Martin Sarkies, keluarga asal Armenia.
The Sarkies, empat bersaudara tersebut terdiri atas Arviet, Arshak, Martin, dan Tigran. Mereka membangun hotel-hotel di Asia Tenggara kala itu.
Tak hanya di Indonesia, The Sarkies juga menyasar Singapura dan Malaysia. Akhir abad 19, The Sarkies membangun Eastern & Oriental Hotel di Penang, Malaysia, pada 1880. Kemudian Raffles Hotel di Singapura pada 1887 dan Strand di Burma pada 1901.
Nama Oranje berubah ketika Jepang datang. Hotel Oranje berganti Yamato. Dan setelah proklamasi, hotel berganti nama Hotel Merdeka.
Dan, pada 1969, nama berganti kembali jadi Hotel Majapahit. Hotel Majapahit juga menjadi saksi bisu ketika bendera Belanda dirobek oleh arek-arek Suroboyo.
Sekretaris Jenderal PKB M. Hasanuddin menyatakan, mengapa memilih Surabaya untuk rapat pleno dan deklarasi Anies Baswedan-Cak Imin karena Kota Pahlawan sebagai kandang PKB.
”Ya karena Surabaya kandang PKB sih,” ucap Hasanuddin ditemui di DPW PKB Jawa Timur.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
