
Ilustrasi siswa SMP. Alfian Rizal/JawaPos
JawaPos.com - Siswa tidak mampu Surabaya yang sekolah di SMP swasta harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan seragam gratis. Itu disebabkan sekolah swasta baru memesan pakaian sekolah dua hari terakhir. Keterlambatan pemesanan tersebut dipicu keterlambatan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya dalam mencairkan dana bantuan operasional pendidikan daerah (bopda).
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Tjipto Wardojo mengatakan, seluruh siswa miskin SMPN sudah menerima seragam gratis. Siswa ramai-ramai mengenakan seragam barunya untuk upacara 17 Agustus. ”Alhamdulillah, bantuan seragam sudah tersalurkan,” kata Tjipto.
Dia memastikan seluruh siswa tidak mampu di 63 SMP negeri sudah menerima bantuan perlengkapan sekolah. Distribusi mulai gencar sejak pekan lalu. Di SMPN 12, sekolah yang dipimpin Tjipto, dari 320 siswa baru, total ada 58 anak yang berhak menerima bantuan seragam. ”Sekarang saya kira semua siswa sudah terima,” tuturnya.
Lain halnya dengan SMP swasta. Hingga saat ini pengadaan seragam di 262 SMP swasta belum tuntas. Bahkan, sekolah baru saja melakukan pemesanan. Dibutuhkan waktu untuk menuntaskan pembuatan seragam itu. ”Baru pesan satu dua hari belakangan ini,” kata Ketua MKKS SMP Swasta Erwin Darmogo.
Menurut Erwin pemesanan seragam siswa miskin terkendala bopda. Nah, bopda yang dipakai untuk membeli seragam baru saja cair dari Dispendik Surabaya. Setelah bopda cair pekan ini, sekolah langsung memesan lewat UMKM di aplikasi SIPLah.
”Kalau barangnya ada tapi uangnya nggak ada kan nggak mungkin kami pesan. Sekolah berani pesan setelah ada uangnya,’’ papar Erwin.
Pihaknya berharap pengadaan seragam bisa segera tuntas. Erwin menargetkan akhir Agustus ini sudah dibagikan kepada semua siswa. Sebab, masih banyak siswa yang mengenakan seragam lama dari sekolah asalnya. ”Sekarang uang sudah cair. Tinggal bagaimana kesiapan penyedia seragam. Kami harap bisa akhir Agustus,” ucapnya.
Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah mengatakan, pihaknya akan memanggil Dispendik Surabaya pekan depan. Tujuannya, menjelaskan progres pengadaan seragam. ”Kami ingin tahu sampai mana progres pengadaan seragam,” kata Khusnul.
Berdasar data dispendik, jumlah penerima seragam siswa gamis sebanyak 11 ribu anak. Perinciannya, 4 ribu jenjang SD dan 7 ribu siswa SMP negeri serta swasta. Selain seragam, mereka juga berhak mendapatkan perlengkapan sekolah lainnya. Yakni, berupa sepatu, tas, dan kaus kaki.
Terpisah, Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh optimistis pengadaan seragam segera tuntas. Pihaknya aktif melakukan koordinasi dengan UMKM yang memproduksi seragam siswa. ”Sebetulnya, saya target pekan depan (pengadaan seragam selesai, Red). Tapi, maksimal sampai akhir bulan ini (Agustus, Red) lah,” jelas Yusuf. (mar/c6/aph)
DIPICU KETERLAMBATAN PENCAIRAN BOPDA
- Pemkot memberikan bantuan seragam gratis untuk siswa miskin.
- Total siswa yang mendapatkan seragam gratis mencapai 11 ribu pelajar.
- Perinciannya, 4 ribu jenjang SD dan 7 ribu jenjang SMP, baik negeri maupun swasta.
- Distribusi seragam di SMPN tuntas, tapi di SMP swasta belum beres.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
