Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 Juli 2023 | 15.53 WIB

ITS Surabaya Latih Nelayan Perbaiki Mesin dan Perbaikan Kapal Fiberglass

Departemen Teknik Perkapalan ITS Surabaya gelar pelatihan perbaikan mesin kapal dan perbaikan kapal Fiberglass untuk para nelayan. - Image

Departemen Teknik Perkapalan ITS Surabaya gelar pelatihan perbaikan mesin kapal dan perbaikan kapal Fiberglass untuk para nelayan.

JawaPos.com–Anggota DPRD Komisi C Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am hadiri pelatihan perbaikan mesin kapal dan perbaikan kapal Fiberglass di gedung Departemen Teknik Perkapalan ITS Surabaya.

Acara dilatarbelakangi alumni Fakultas Teknologi Kelautan yang melihat pengetahuan dan teknologi nelayan di Kota Surabaya masih konvensional. Sehingga, perlu menggandeng beberapa stakeholder untuk mewadahi dalam satu acara pelatihan perawatan mesin dan perbaikan kapal fiberglass.

”Ini adalah persembahan dari kami semoga menjadi awal yang baik ke Pemkot Surabaya,” ungkap Faris, perwakilan ikatan alumni.

Muatan yang diampu para nelayan yang berjumlah 70 orang dan 10 orang mahasiswa itu berupa kelas fiberglass dan kelas perawatan mesin baik secara teori maupun praktik.

”Setelah pelatihan ini diharapkan para nelayan kalau ada kerusakan kecil tidak perlu ke bengkel sudah bisa dilakukan sendiri,” tutur Bayu Aji selaku ketua panitia acara.

Anggota Komisi C DPRD Surabaya Abdul Ghoni berharap dengan adanya acara itu bisa menambah wawasan dan meningkatkan kesejahteraan para nelayan.

”Saya sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan teman-teman ITS. Nantinya harus ada follow up lebih bukan hanya di tingkat pelatihan tetapi setelah dilatih perbaikan mesin selanjutnya harusnya ada bengkel mesin di dekat pesisir sehingga kita bisa bersinergi dengan pemerintah kota mungkin bisa diikutkan dalam APBD nanti bisa diteruskan,” ujar Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am yang akrab disapa Cak Ghoni.

Sementara itu, Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Mochamad Idnillah mengimbau kepada nelayan agar bantuan dari pemerintah bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga bisa menyejahterakan hidup nelayan.

”Ada 5 kegiatan prioritas di antaranya peningkatan konservasi supaya tidak ditangkap dijaga dibatasi, peningkatan ikan terukur, peningkatan budi daya, pengoptimalan pulau-pulau kecil, dan penanggulangan sampah di laut untuk kesejahteraan hidup nelayan,” terang Mochamad Idnillah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore