
NYANGKUT: Ronaldo terjepit di pilar rumahnya. Dia berhasil keluar setelah orang tuanya membongkar pilar itu.
JawaPos.com - Ronaldo yang tengah asyik bermain petak umpet bersama sang ayah di teras rumah tiba-tiba menangis. Makin lama tangisnya makin kencang. Ilya, sang ibu, lari tergopoh-gopoh melihat Ronaldo.
Ternyata, anaknya kejepit di sela-sela pilar tembok. Alex, ayah Ronaldo, geleng-geleng kepala. Dia tak habis pikir, kok bisa anaknya kejepit pilar.
Beragam cara dicoba untuk mengeluarkan Ronaldo. Mulai ditarik pelan-pelan hingga agak kencang. Namun, usaha itu tak membuahkan hasil.
Alex akhirnya meminta bantuan Command Center (CC) 112. Saat menelepon, Alex meminta petugas segera datang ke rumahnya. ’’Saya pusing. Anak saya nangisnya makin banter,’’ ucapnya.
Sembari menunggu kedatangan petugas, Ilya terus mendampingi Ronaldo. Dia berupaya menguatkan balita 3 tahun itu. Tiba-tiba perempuan 28 tahun tersebut mendapatkan ide. Bergegas dia berlari menuju gudang.
Ilya kembali dengan membawa sebilah linggis. Dengan alat itu, dia hendak membongkar pilar rumahnya. ’’Kami putuskan membongkar pilar. Kami minta bantuan satpam,’’ tutur Alex.
Duk…duk... berkali-kali Alex memukul pilar bagian bawah. Ilya yang ikut membantu sudah bercucuran keringat. Ronaldo masih menangis.
Selang 15 menit, krakkk... pilar itu retak. Alex lantas mendorongnya. Ronaldo akhirnya bisa keluar. Tak lama, petugas DPKP tiba di lokasi. Melihat Ronaldo sudah aman, petugas pun balik kanan.
Dari kejadian itu, Alex dan Ilya makin intens mengamati Ronaldo ketika bermain. Agar insiden serupa tak terjadi, mungkin keduanya harus merobohkan seluruh pilar rumah. (dho/c6/aph)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
