Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 Juni 2023 | 04.46 WIB

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Minta Kakak Balita Tenggelam Didampingi Psikolog

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati. - Image

Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati.

JawaPos.com–Hingga kini, SA, balita tenggelam di Sungai Rolak Surabaya masih belum kembali ke pangkuan kedua orang tuanya. Itu artinya, SA hilang tenggelam selama 4 hari di Sungai Rolag Surabaya.

Legislator Gerindra Surabaya Ajeng Wira Wati mengatakan, dari insiden balita tenggelam ada beberapa hal yang perlu disorot. Bukan hanya penanda atau pagar di tepi Sungai Rolak yang perlu dibuat, menurut Ajeng, pendampingan untuk kakak korban, NS, tak kalah penting.

Pada 25 Juni, SA dan LA bermain bersama NS di tepi Sungai Rolak. NS meninggalkan SA dan LA sekitar 10 menit untuk membeli bakso. Saat kembali, SA dan LA justru tidak ada di tempat. Dugaan awal, keduanya terjatuh dan tenggelam di Sungai Rolak.

Dugaan itu ternyata benar setelah melihat CCTV yang menyorot lokasi terakhir SA dan LA bermain. Keduanya terperosok lalu tenggelam di sungai.

Jasad LA berhasil ditemukan H+1 oleh tim SAR. Sementara itu, hingga kini (29/6), SA tak kunjung kembali ke pangkuan kedua orang tuanya.

Ajeng menilai, NS pasti masih merasa syok dengan insiden tersebut. Dia meyakini jika SA tidak ada maksud untuk mencelakai kedua adiknya.

”Supaya tidak dipersalahkan sekitar dan menjadi depresi merasa bersalah. Kakaknya harus punya masa depan yang cerah dan membanggakan orang tuanya. Dampingi psikologisnya,” terang Ajeng Wira Wati, Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya itu.

Perempuan yang juga menjadi Ketua Kesira Gerindra Surabaya itu mendorong agar awareness terhadap parenting terus ditumbuhkan. Saat kejadian, kedua orang tua korban tidak ada di rumah.

Ibu korban mendampingi anak pertamanya wisuda. Sementara, ayahnya bekerja.

”Wisuda harus didesain dengan performa pentas seni anak-anak, jangan membuat serius dan sakral tanpa ada kaidah untuk momen dalam keluarga,” papar Ajeng.

”Jangan wisuda itu sebagai ajang gengsi sekolah. Utamakan ajang apresiasi akademik serta potensi dan bakat siswa,” tambah Ajeng Wira Wati, anggota Badan Pembentukan Perda DPRD Surabaya itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore