Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Juni 2023 | 19.53 WIB

Kalapas Ungkap Kondisi Masriah Pelempar Tinja dan Air Kencing ke Tetangga, Sering Berjemur pada Pagi Hari

DITETAPKAN TERSANGKA: Masriah, pelaku penyiraman air kencing dan tinja ke rumah tetangga, diperiksa Satpol PP Sidoarjo, Selasa (23/5). - Image

DITETAPKAN TERSANGKA: Masriah, pelaku penyiraman air kencing dan tinja ke rumah tetangga, diperiksa Satpol PP Sidoarjo, Selasa (23/5).

JawaPos.com - Kalapas Klas II A Sidoarjo, Prayogo, mengungkap kondisi terbaru Masriah, pelaku pelempar tinja dan air kencing ke rumah tetangganya. Di Lapas Klas II A Sidoarjo, Masriah ditempatkan di sel khusus yakni sel karantina.

Masriah diserahkan oleh Kejari Sidoarjo setelah divonis hakim pada 31 Mei 2023 lalu selama 1 bulan penjara. Kalapas menyebut Masriah saat ini dalam kondisi sehat dan setiap pagi terpantau biasa berjemur. Kondisinya sehat sama seperti tahanan baru lainnya.

Untuk sementara dia tidak ditempatkan menjadi satu dengan para napi lainnya. Masriah masih ditempatkan di sel karantina selama 14 hari.

Prayogo mengungkap, Masriah tetap mendapat pengawasan. Meski beda sel, dia tetap diperlakukan sama seperti tahanan lain. Sejauh ini, Masriah belum boleh dijenguk orang.

Kesehatannya setiap hari dikontrol oleh petugas jaga di blok perempuan. Dan yang bersangkutan hanya diizinkan menjemur badan setiap pagi, serta masih dilarang untuk dibesuk. Sama seperti tahanan lainnya, Masriah mengikuti kegiatan olahraga senam pagi seminggu dua kali dan kegiatan keagamaan lainnya.

“Setelah menjalani karantina, Masriah baru mengikuti kegiatan-kegiatan di Lapas. Hingga saat ini kondisinya sehat, apabila Masriah sakit sudah ada dokter Lapas yang siaga,” kata Prayogo seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

Sementara itu, Aji, keponakan Masriah mengatakan bahwa sebenarnya lingkungan keluarga Masriah sudah berkali-kali mengingatkan bahwa apa yang dilakukan tidak benar. Tapi, Masriah memang tidak pernah peduli.

“Memang orangnya berwatak keras. Kalah suaminya itu. Sebenarnya suaminya sudah sering melarang dia melakukan hal-hal seperti itu. Tapi, Masriah tidak peduli. Suaminya sendiri sudah tidak berani mengingatkan,” kata Aji, Senin (5/6).

Suami Masriah bekerja sebagai sopir. Lantaran sering berkeliling mengantarkan barang, suaminya jarang pulang ke rumah. Setidaknya pulang 2 minggu sekali.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore