
Festival Rujak Uleg di Kya-Kya membantu ekonomi Surabaya bangkit pasca pandemi Covid-19.
JawaPos.com–Festival Rujak Uleg, kuliner khas Surabaya, yang terkenal dengan petis dan cingur sapinya kembali digelar di kawasan pecinan, Kya-Kya.
Pesona festival tahunan itu tak pernah padam. Bak magnet, Festival Rujak Uleg berhasil menyedot ribuan masyarakat Surabaya. Jalan Kya-Kya padat merayap. Antusias masyarakat Surabaya bergelora.
Tahun ini, Pemkot Surabaya menggandeng 65 UMKM di Kya-Kya dan 4 tenant oleh-oleh Surabaya. Total ada 432 orang ngulek bersama.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya Ajeng Wira Wati mengatakan, atmosfer di Kya-Kya sempat membuatnya mengharu-biru. Dia merasa bangga karena Festival Rujak Uleg bisa membantu ekonomi Surabaya terus membaik pasca dihajar Covid-19.
Ajeng menyebutkan, banyak wisatawan dari luar Surabaya yang kembali datang ke Surabaya. Ada juga orang luar negeri datang ke festival itu.
”Suasana ekonomi yang sehat kembali membaik. Wisatawan membelanjakan uangnya, warga Surabaya juga begitu saling bantu UMKM, ini hal yang luar biasa,” tutur Ajeng Wira Wati, politikus Gerindra itu.
Perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) Surabaya itu menyatakan, masyarakat Surabaya tampak mengedepankan budaya guyub rukun.
”Slogan wani suroboyoan itu seperti merasuk ke masyarakat Surabaya. Dan, festival ini menjadi ajang kami melestarikan makanan tradisional rujak cingur,” papar Ajeng.
Pada momen Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) bulan ini, Ajeng mengajak masyarakat Surabaya untuk membangkitkan rasa cinta terhadap Kota Pahlawan yang lebih besar lagi.
”Industri pariwisata terus membaik. Saling bahu membahu membangun Surabaya hebat, saya yakin Surabaya nggak kalah dengan kota lain. Apalagi, kita sudah menjadi kota layak anak yang melaju ke kancah internasional,” jelas Ajeng Wira Wati.
Ajeng mengimbau kepada masyarakat untuk tidak takut berekspresi. Pemkot dan DPRD Surabaya siap melindungi kebebasan berekspresi semua kalangan dari usia anak-anak, untuk kehebatan kota yang lebih baik lagi.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pengunjung Festival Rujak Uleg bisa membeli merchandise untuk dibawa pulang di lokasi. Tak hanya itu, untuk menarik wisatawan, Pemkot Surabaya turut menggandeng 20 lebih hotel di Surabaya untuk bundling paket menginap plus akses menyaksikan Festival Rujak Uleg di dekat area VIP.
Pemkot Surabaya juga menyediakan fasilitas berupa shuttle bus bagi hotel yang tidak memungkinkan membawa shuttle bus menuju ke gelaran Festival Rujak Uleg.
”Hotel yang berkolaborasi dengan Pemkot Surabaya ada di tengah kota, seperti di kawasan Jalan Tunjungan hingga lokasi acara. Dengan event ini akan berimbas secara peningkatan ekonomi pada okupansi hotel di Surabaya,” terang Eri.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
