
Photo
JawaPos.com- Selama kurun 2018 hingga 2023, sejumlah kasus pencemaran lingkungan di Jawa Timur mengemuka. Sebut saja, kasus timbunan slag aluminium dibuang sembarangan di Sumobito, Nganjuk, dan Kediri. Lalu, juga ribuan ikan mati di Kali Surabaya hingga limbah B3 di Romokalisari.
Penanganan kasus tersebut dinilai sejumlah kalangan seolah timbul tenggelam. Bahkan, terkesan menguap Padahal, dampaknya serius bagi lingkungan dan kesehatan mahluk hidup.
‘’Karena itu, kami telah berkirim surat untuk menanyakannya kepada Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara,’’ kata Kholid Basyaiban, dari komunitas pegiat lingkungan Badan Riset Urusan Sungai Nusantara (BRUIN).
Kantor lembaga di bawah naungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) itu berada di Jalan Raya Bandara Juanda, Kecamatan Sedati, Sidoarjo. Alumnus Fakultas Hukum Universitas Trunojoyo (UTM) ini menyatakan, jika kasus-kasus ini menguap maka bisa berdampak hilangnya kepercayaan publik pada penegakan lingkungan.
Rafika Aprilianti, direktur eksekutif BRUIN, menambahkan, kasus-kasus pencemaran lingkungan itu mesti diusut tuntas. Selain bagian dari upaya penyelamatan kerusakan lingkungan, juga memberikan afek jera pada para pelaku.
‘’Kami berharap jangan sampai ada pembiaran, karena akan membuat para pelaku pencemaran akan petentang-petenteng. Tentu juga dapat menurunkan wibawa hukum,’’ ungkapnya.
Dalam surat tersebut, BRUIN juga menyampaikan beberapa tuntutan. Pertama, memberikan informasi detail tentang perkembangan proses penanganan kasus yang telah mengemuka. Di antaranya, kasus ikan mati massal di Kali Surabaya atau Sungai Brantas dan beberapa kasus lain.
‘’Kami juga berharap lembaga bersangkutan memberikan informasi tentang proses verifikasi pengaduan, proses penyelidikan, dan proses sanksi. Baik administrasi maupun pidana kepada mereka yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan,’’ pungkas Kholid.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
