Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Januari 2023 | 17.58 WIB

Nekat Loncat dari Angkot, Siswi SMK Nyaris Jadi Korban Penculikan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com – Seorang siswi berinisial MD melakukan tindakan nekat. Remaja 17 tahun itu melompat dari angkutan umum lantaran curiga menjadi korban percobaan penculikan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (18/1). Hingga kini, pelajar SMK itu masih dirawat di RS Semen Gresik lantaran mengalami luka di bagian kepala karena terpaksa melompat dari angkutan. ’’Masih trauma, belum bisa berkomunikasi dengan lancar,’’ ujar ibu korban, Siti Yulaili, kemarin (19/1).

Perempuan 43 tahun itu menyatakan, peristiwa bermula ketika putrinya menggunakan angkutan umum antarkota saat pulang sekolah. Dari kawasan GKB menuju rumahnya di kawasan Jalan Veteran, Kelurahan Singosari, Kecamatan Kebomas. ’’Saat perjalanan, MD naik bersama dua penumpang lain,’’ jelasnya.

Namun, satu per satu penumpang telah turun sesuai tujuan masing-masing. Praktis, di dalam angkot hanya ada MD dan si sopir. Korban duduk di kursi belakang. ’’Saat penumpang sepi, anak saya mulai curiga,’’ paparnya.

Kecurigaan bermula saat sopir meminta MD menutup pintu angkot belakang. Padahal, mobil angkutan sudah mendekati lokasi MD hendak berhenti. ’’Anak saya minta turun, tetapi tidak digubris. Hingga akhirnya dia nekat meloncat hingga terjatuh di pinggir jalan,’’ jelasnya.

Korban pun terjatuh dan mengenai aspal. Beberapa warga yang melihat di lokasi kejadian berusaha menolong. Untung, korban masih bisa berjalan, tetapi mengalami cedera otak ringan dan luka robek di kepala. Sedangkan si sopir terus melaju ke arah Surabaya.

Disinggung tentang laporan kepolisian, orang tua korban belum mengarah ke pelaporan polisi. Meski demikian, pihaknya berharap agar masyarakat sebaiknya terus berhati-hati. Sebab, kejahatan berpotensi terjadi kapa saja dan di mana saja. ’’Semoga menjadi pelajaran bagi masyarakat lainnya,’’ ujarnya.

Sementara itu, dalam rilis akhir tahun yang digelar di Mapolres Gresik, angka kriminalitas selama 2022 di wilayah hukum Gresik menunjukkan grafik yang meningkat. Khususnya kejahatan jalanan yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.

Korps Bhayangkara tersebut mencatat angka kriminalitas selama 2022 sebanyak 1.728 laporan. Pada tahun sebelumnya, hanya tercatat 1.135 laporan.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore