
Photo
JawaPos.com- Revitalisasi kawasan wisata religi makam aulia Pesantren Sono, di Asrama Guspusjat Optroni II Puspalad, Buduran, Sidoarjo, sedang berangsung. Sejumlah rumah dinas di sekitar lokasi pun terdampak. Rumah-rumah itupun akan direlokasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo Heri Soesanto mengungkapkan, setidaknya ada delapan unit rumah dinas yang bakal direlokasi. “Ada dua rumah perwira, dan enam rumah dinas lainnya,” katanya seperti dilansir Jawa Pos Radar Sidoarjo, Senin (26/9).
Menurut Heri, tempat pemindahan rumah dinas tersebut juga tidak jauh dari lokasi awal. Hanya dipindah ke sisi timur. “Terdampak revitalisasi makam, sehingga harus dipindahkan,” tuturnya. Pemkab juga telah mengalokasikan anggaran untuk revitalisasi itu sebesar Rp 4 miliar.
Proyek revitaliasi makam para tokoh sepuh tersebut sudah dimulai sejak akhir Agustus lalu. Peletakan batu pertama langsung dilakukan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman dengan didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.
Makam di kawasan itu diyakini memiliki nilai historis yang sangat penting bagi masyarakat Sidoarjo. Bahkan, perkembangam persebaran Islam di nusantara. Dulu, di tempat itu berdiri pondok pesantren bernama Pesantren Sono.
Dari pesantren itu telah melahirkan banyak ulama besar, yang juga menjadi cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama (NU). Di antaranya, Hadratussyaikh KH Hasyim Asyari, pendiri Ponpes Lirboyo KH Abdul Karim, dan ulama lain. Bahkan, Mbah Ud Pagerwojo juga termasuk keturunan dari Pesantren Sono.
Selama ini, banyak pengunjung atau peziarah ke makam di Pesantren Sono. Namun, lokasi di aset TNI-AD itu masih kurang representatif. Bersyukur, di masa Bupati Ahmad Muhdlor Ali program revitalisasi itu dilakukan. Gayung bersambut, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman memberikan persetujuan dan dukungan.
Jika revitalisasi selesai, maka kawasan itu bakal menjadi destinasi baru wisata religi, selain makam Mbah Ud di Pagerwojo, yang selama aini banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
