
Photo
JawaPos.com- Aplikasi m-paspor mengalami kendala saat dibuka dalam beberapa hari terakhir. Ada pengguna yang hanya bisa masuk ke beranda tanpa bisa mengakses fiturnya. Ada pula yang hanya memproses terus, tetapi tidak bisa masuk ke aplikasi tersebut.
Jumat (8/4) Direktorat Jenderal Imigrasi mengeluarkan pengumuman bahwa aplikasi yang baru dirilis Januari tersebut sedang dalam perbaikan. Direktur Lalu Lintas Keimigrasian Ditjen Imigrasi Amran Aris menyebut perbaikan dimulai Jumat dan akan berlangsung beberapa hari ke depan.
”Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” ucap Amran dalam siaran persnya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Tanjung Perak Wawan Anjaryono membenarkan adanya kabar tersebut. Dalam tiga hari terakhir, aplikasi m-paspor memang tidak bisa digunakan. ”Bisa dibuka. Tapi, sulit (diakses layanan dan fiturnya, Red),” ujarnya kemarin (10/4).
Adanya penurunan performa aplikasi anyar tersebut disebabkan tingginya permohonan yang diajukan secara online melalui satu aplikasi. Wawan tidak tahu pasti jumlah user aplikasi tersebut.
Yang jelas, para pemohon lebih dominan menggunakan aplikasi m-paspor daripada datang ke kantor. ”Memang sudah banyak digunakan dan itu di seluruh Indonesia,” katanya.
Wawan menyatakan, pihaknya sudah menyiapkan aplikasi pendaftaran, antrean, dan isi form (perdim) online yang masih bisa digunakan. Karena itu, para pemohon diarahkan menggunakan aplikasi tersebut selama m-paspor dalam perbaikan.
Selain itu, layanan walk in atau datang langsung ke kantor juga tetap buka. Khusus bagi lansia, ada alur pelayanan paspor tersendiri yang sudah disiapkan. ’’Sudah dibuatkan dua alur. Yang umum dan khusus. Itu (khusus, Red) untuk lansia dan penyandang disabilitas,” paparnya.
Wawan berharap perbaikan sistem aplikasi m-paspor bisa segera rampung. Dengan demikian, pelayanan permohonan paspor bisa lebih efektif dan efisien. Sebab, m-paspor sudah menerapkan prinsip paperless. ”Lebih mudah, lebih efektif, dan bisa diakses di mana saja. Semoga perbaikannya segera rampung,” jelasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
