
Photo
JawPos.com- Dua hari lagi peserta desain tugu perempatan Babalayar di Jalan Pahlawan, tepatnya di depan Ramayana, Sidoarjo, bisa mengirimkan rancangannya. Pemenang bakal mendapatkan Rp 30 juta plus karyanya akan digunakan sebagai desain tugu perempatan Babalayar.
’’Tugu ini nanti jadi landmark baru Sidoarjo yang ikonik,’’ jelas Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor kemarin (4/4). Muhdlor menyebut juri dari ahli akan dilibatkan. Antara lain, dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Ikatan Arsitek Lanskap Indonesia (IALI).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo M. Bahrul Amig menjelaskan, desain yang diajukan bebas. Yang pasti bisa menggambarkan temanya, yakni Sidoarjo Gemilang. Warga luar Sidoarjo juga boleh ikut. Desain bisa dikirimkan mulai 7 sampai 22 April mendatang. Rencananya, 9 Mei desain terpilih diumumkan.
’’Dipilih lima besar desain terbaik,’’ lanjut Kepala Bidang Pertamanan DLHK Kabupaten Sidoarjo Edi Setiono kemarin.
Lima terbaik akan mempresentasikan karyanya pada 12 Mei. Pemenang diumumkan pada 16 Mei. Edi menyebutkan, anggaran Rp 650 juta disiapkan untuk pembangunan tugu tersebut. Rencananya tinggi 6 meter, diameternya sekitar 2 meter. Setelah desain siap, pihaknya akan melelang pembangunannya. ’’Mei akhir atau Juni mulai dibangun,’’ kata Edi.
Sayangnya, di tengah rencana membangun tugu baru, kondisi sejumlah taman di Kota Delta tampak rusak. Salah satunya, Taman Abhirupa di Kecamatan Krian. Beberapa mainan rusak. Paving juga pecah. Kondisinya kemarin tampak kotor. Banyak ranting pohon yang jatuh mengotori taman.
Edi mengatakan, perbaikan taman tersebut secara menyeluruh tidak bisa dilakukan tahun ini. ’’Sempat kami ajukan perbaikan, tapi belum bisa tahun ini,’’ katanya. Pihaknya mengusulkan perbaikan delapan taman besar pada APBD 2022. Namun, tahun ini hanya bisa perbaikan dua taman. Yakni, Alun-Alun Sidoarjo dan Taman Abhirama.
Yang digarap adalah perbaikan paving, tanaman, dan permainan yang rusak. ’’Untuk alun-alun itu hampir 80 persen permainan yang ada di sana rusak,’’ katanya. Terutama ayunan di sisi timur alun-alun. ’’Untuk yang di Taman Abhirupa, Krian, akan kami tinjau dulu. Kalau rusaknya sederhana, kami langsung swadaya perbaiki saja dari tim DLHK,’’ katanya.
Namun, jika parah, rencananya kerusakan diperbaiki dengan perubahan anggaran keuangan (PAK) akhir tahun mendatang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
