
India
Penularan kasus aktif Covid-19 di Surabaya masih cukup tinggi. Bahkan, kasus harian terus naik. Bagaimana sesungguhnya kondisi Kota Surabaya saat ini? Berikut wawancara Jawa Pos dengan epidemiolog Univeristas Airlangga (Unair) Dr Windhu Purnomo.
---
Bagaimana kondisi persebaran virus korona di Surabaya saat ini?
Kasus aktif Covid-19, khususnya varian Omicron, di Surabaya masih mengalami tren kenaikan. Dari 4.857 kasus aktif hari ini (kemarin, Red), 95 persen kasus Omicron. Ini berbeda dengan Jakarta yang sudah mencapai puncak kasus dan saat ini cenderung mulai menurun.
Dengan banyaknya kasus aktif, apakah varian Omicron di Surabaya sudah memuncak?
Kasus varian Omicron di Surabaya masih sangat tinggi. Belum ada tanda-tanda mencapai puncaknya. Secara teori, varian ini cepat sekali menular dengan durasi sekitar 60–65 hari. Sehingga kami prediksi kasus ini akan mencapai puncak maksimum 20 hari lagi.
Kalkulasinya bagaimana?
Hitungan 60–65 hari ini dihitung sejak kali pertama Omicron muncul berdasar hasil pemeriksaan whole genome sequencing (WGS). Itu menunjukkan bahwa kasus pertama Omicron di Surabaya keluar tanggal 31 Desember 2021. Meski hasilnya keluar tanggal itu, yang bersangkutan tertular mungkin tujuh hari sebelumnya.
Bagaimana kondisi BOR saat ini?
BOR Surabaya saat ini 31 persen. Masih cukup aman. Masih berada di bawah lampu kuning yang ditetapkan WHO 60 persen. Itu pun dari 31 persen pasien rawat inap, separonya diisi oleh kasus dengan tanpa gejala dan gejala ringan.
Seharusnya, bagaimana?
Seharusnya, mereka tidak dirawat inap di rumah sakit. Cukup melakukan isolasi mandiri di rumah jika memenuhi syarat atau di isoter (isolasi terpadu). Kan pemkot sudah menyiapkan lokasi isoter yang memadai. Itu bisa dimanfaatkan. Atau jika tidak mau di isoter, bisa karantina berbayar di hotel. Sebab, bertambahnya orang yang dirawat inap akan memengaruhi asesmen situasi Covid-19 oleh Kementerian Kesehatan. Banyaknya pasien yang rawat inap di rumah sakit saat ini menjadi salah satu pertimbangan sehingga Surabaya masuk ke PPKM level 3.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
