Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 Februari 2022 | 03.45 WIB

Wali Kota Eri Minta Surabaya Sebagai Kota Layak Anak Dipertahankan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pengarahan secara daring kepada kepala sekolah, guru, pengawas SD dan SMP di ruang kerjanya, Rabu (2/2). Diskominfo Surabaya/Antara - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat memberikan pengarahan secara daring kepada kepala sekolah, guru, pengawas SD dan SMP di ruang kerjanya, Rabu (2/2). Diskominfo Surabaya/Antara

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, Surabaya sebagai Kota Layak Anak harus tetap dipertahankan. Hal itu disampaikan saat memberikan pengarahan secara daring kepada kepala sekolah, guru, pengawas SD dan SMP di Surabaya, Rabu (2/2).

Eri mengatakan, berdasar kejadian beberapa hari lalu, yakni adanya seorang guru yang memberikan hukuman kepada muridnya, menjadi catatan penting bagi dunia pendidikan di Kota Surabaya. Dia mengingatkan, para guru adalah orang tua bagi para siswa saat berada di sekolah.

”Sudah cukup ada hal seperti itu, Surabaya ini kota layak dan ramah anak. Masa dicoreng? dan yang mencoreng adalah orang tuanya sendiri, sudah ini yang terakhir,” kata Eri seperti dilansir dari Antara di Surabaya, rabu (2/2).

Kegiatan yang digelar secara daring itu turut didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Erna Purnawati, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Yusuf Masruh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APKB) Tomi Ardiyanto, dan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nanik Sukristina.

Di sisi lain, wali kota memahami bahwa yang dilakukan salah satu guru tersebut dilandasi oleh emosi, karena kelelahan saat mengajar, hingga timbullah kejadian tersebut. Dia memastikan hal itu tidak akan terulang lagi di dunia pendidikan Kota Surabaya.

”Ketika kejadian ini terulang kembali, saya pastikan njenengan (Anda) akan berhadapan dengan saya, karena saya tidak akan membiarkan kezaliman ada di depan mata saya. Sebab, saya akan menjaga kota ini,” ucap Eri.

Eri meminta agar para guru juga memberikan semangat dan penguatan kepada guru tersebut. Dia menginginkan adanya rasa kekeluargaan dan kasih sayang di lingkungan sekolah.

”Guru yang kemarin jangan dibahas lagi, karena setiap manusia memiliki kesalahan. Beri penguatan kepada beliau dan beri semangat agar beliau berubah, jangan dijatuhkan,” ujar Eri.

Wali Kota Eri berpesan, agar para kepala sekolah dan pengawas bisa memberikan ruang kepada guru-guru, agar bisa sering berkumpul dan berdiskusi. Sehingga, apabila terdapat suatu permasalahan, kepala sekolah bisa mengerti untuk membantu menemukan solusi.

”Kita boleh tegas dan disiplin dalam mendidik, tapi juga harus didasari dengan hati yang akhlakul karimah. Ini yang saya minta kepada njenengan semuanya. Para kepala sekolah adalah para pemimpin yang bisa membawa guru dalam satu perahu besar, yakni perahu pendidikan di Kota Surabaya,” papar Eri.

Selain itu, lanjut dia, untuk membentuk karakter siswa yang berlandaskan agama, para guru diharapkan bisa mendekatkan hatinya kepada para siswa. Serta memberikan pemahaman agama berdasar kepercayaan masing-masing siswa, pada 30 menit sebelum pulang sekolah.

”Pemimpin adalah orang yang berjuang membentuk karakter anak menjadi seorang yang lebih baik. Ayo kita ciptakan dan tingkatkan rasa keagamaan, kebaikan, dan amal jariyah,” kata Eri.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) itu berharap, agar tidak ada perbedaan antara sekolah negeri dan swasta di Kota Surabaya. Jika hal itu terjadi, akan memicu kesenjangan antar murid di Kota Pahlawan.

”Agar semua anak di Kota Surabaya itu perasaannya sama dan tidak ada perbedaan kasih sayang dan tidak memiliki rasa jumawa. Itulah tugas seorang guru,” ujar Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore