
Ilustrasi pemukulan. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Kepala Dispendik Surabaya Yusuf Masruh pastikan korban pemukulan guru di SMPN 49 Surabaya tidak mendapat diskriminasi, intimidasi, maupun ancaman. Tidak hanya korban RS, siswa yang mengungah video pemukulan itu juga tidak akan mendapatkan perlakuan diskriminasi seperti yang dibicarakan publik.
Dia memastikan, Pemkot Surabaya terus memberikan pendampingan, baik psikologis maupun akademis pada seluruh siswa. Dengan demikian, seluruh siswa bisa menimba ilmu dengan maksimal.
”Saya pikir enggak (diancam). Pemerintah Kota Surabaya memastikan bahwa seluruh pihak, seluruh siswa di Surabaya bisa melaksanakan pembelajaran dan bersekolah dengan tenang dan nyaman,” ucap Yusuf ketika ditemui di Balai Kota Surabaya, Senin (31/1).
Dia minta seluruh pihak mengecek kabar yang didapatkan. Sebab, provokasi terjadi pada masa-masa seperti ini. Yusuf memastikan seluruh siswa telah beraktivitas dengan normal.
”Yang terpenting tadi pagi (31/1), saya sudah ke sekolah. Anak-anak sudah mulai belajar dengan tenang. Kita harus berhati-hati takutnya dimanfaatkan orang-orang tertentu untuk provokasi,” kata Yusuf.
RS telah mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM), Senin (31/1). RS sebelumnya menjadi korban pemukulan JS, guru olahraga SMPN 49 Surabaya.
Yusuf mengatakan, RS dan seluruh siswa sudah mengikuti PTM seperti biasa. Artinya, kasus pemukulan yang sempat viral itu tidak berpengaruh pada PTM.
”Anaknya masuk kok. Tadi pagi (31/1) saya sudah ke sekolah anak-anak sudah mulai belajar dengan tenang dan bisa berinteraksi termasuk tadi pagi ada olahraga badminton dan lain sebagainya,” terang Yusuf.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
