
DIBUKA KEMBALI: Warga menikmati suasana Alun-Alun Surabaya di kompleks Balai Pemuda Surabaya. (Dite Surabaya/Jawa Pos)
JawaPos.com- Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Jawa Timur, belakangan usul perubahan nama Alun-Alun Kota Surabaya. Sebab, nama tersebut dinilai menenggelamkan identitas Balai Pemuda dan tidak sesuai dengan histori Surabaya.
Menurut Nanang Purwono, pegiat sejarah dari Begandring Soerabaia, usul tersebut berdasar hasil wawancara dengan sejumlah pengunjung Alun-Alun Surabaya. Video wawancara tersebut ditayangkan pada webinar Selasa malam (11/1). Dalam video tersebut, pengunjung rata-rata tidak mengetahui tentang Balai Pemuda maupun letak Alun-Alun Surabaya yang asli.
Menurut catatan sejarawan Surabaya yang tergabung dalam MSI Jatim, Alun-Alun Surabaya sebenarnya berlokasi di Tugu Pahlawan. Sedangkan Balai Pemuda memiliki catatan sejarah yang penting. Menjadikan bangunan bersejarah itu sebagai ikon modernisasi Surabaya dirasa kurang tepat.
”Dalam beberapa hari Alun-Alun Surabaya itu dibuka sudah menenggelamkan fakta sejarah Balai Pemuda dan alun-alun yang pernah ada di Tugu Pahlawan,” ungkapnya.
Temuan tersebut juga dinilai miris oleh anggota tim Cagar Budaya Surabaya Handinoto. ”Pengetahuan sejarah masyarakat pada umumnya, terutama masyarakat Surabaya, sangat rendah. Dengan tidak mengerti sejarah di kotanya sendiri, akibatnya seperti ini,” paparnya.
Sementara itu, sebagai solusi jangka pendek, MSI Jatim mengusulkan agar nama Alun-Alun Surabaya itu diubah. Misalnya dengan mengganti nama Alun-Alun Surabaya menjadi alun-alun simpang atau tetap dengan nama Balai Pemuda.
”Hal ini bertujuan untuk membedakannya dengan alun-alun yang secara historis terletak di Tugu Pahlawan,” ucapnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
