
Photo
JawaPos.com- Rencana pembangunan gedung park and ride di kawasan Gelora Bung Tomo (GBT), belum bisa terealisasi dalam waktu dekat. Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Surabaya masih mematangkan konsep bangunan. Hingga saat ini, prosesnya baru masuk tahap perencanaan dan kajian.
Rencana membangun gedung parkir di wilayah Surabaya Barat itu sejatinya digagas sejak 2019. Proyek bisa dimulai pada 2020. Namun, badai Covid-19 menerjang. Pemkot melakukan relokasi dan refocusing anggaran besar-besaran.
Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dishub Pemkot Surabaya Ridlo Noor Wahab tidak menyebutkan bahwa anggaran untuk membangun gedung parkir termasuk yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. Yang jelas, program tersebut belum dimasukkan untuk pelaksanaan anggaran tahun 2022. ”Belum ada program yang cukup signifikan Ttahun depan,” ujarnya, Minggu (19/12).
Berdasar survei yang sudah dilakukan, gedung park and ride memang dibutuhkan. ”Kita sudah melakukan survei untuk menentukan lokasi. Tetapi, ada hal yang lebih prioritas yang harus didahulukan selama pandemi Covid-19,” terangnya.
Sementara itu, di wilayah Surabaya imur, gedung park and ride rencananya dibangun di kawasan MERR atau Jalan Ir Soekarno. Kebutuhan anggarannya mencapai Rp 3,5 miliar. Begitu pula di wilayah barat. Gedung park and ride sejatinya dibutuhkan untuk mendukung sarana-prasarana di GBT.
Ridlo menjelaskan, sistem perparkiran di kawasan GBT sejatinya cukup kompleks sebelum pandemi Covid-19 menerjang. Apalagi, ketika ada pertandingan sepak bola di stadion yang berlokasi di perbatasan Surabaya–Gresik tersebut.
Karena itu, sambil menunggu pandemi benar-benar mereda, dishub tetap menyiapkan kajian untuk pembangunan gedung park and ride di GBT. Sebab, ada beberapa hal yang perlu dihitung dan dipertimbangkan selain anggaran.
Antara lain, kapasitas parkir yang akan disiapkan, besaran tarif mengingat perda tentang parkir khusus sudah dirampungkan, serta analisis dampak lalu lintas (andalalin) di lokasi tersebut.
”Banyak yang perlu disiapkan. Tidak hanya anggaran. Jadi, kita matangkan kajian dan perencanaannya dulu,” jelasnya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
