
Photo
Aksi sosial kemanusiaan yang dilakukan Rizky Tovany berbuah penghargaan. Penyintas Covid-19 itu dinobatkan sebagai pendonor plasma konvalesen (PK) terbanyak. Dalam setahun, dia berdonor PK sebanyak 26 kali.
---
RIZKY Tovany tidak pernah menyangka tindakannya membantu sesama dengan cara mendonorkan PK mendapat apresiasi dari negara. Bahkan, namanya juga disebut dalam sambutan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) M. Jusuf Kalla sebagai pendonor PK terbanyak di Indonesia. Yakni, mencapai 26 kali donor dalam rentang waktu satu tahun.
Prosesi pemberian penghargaan untuk laki-laki 46 tahun itu dilakukan secara daring. Tepatnya via Webinar Evaluasi Gerakan Nasional Pendonor Plasma Konvalesen dalam rangka memperingati Hari PMI Ke-76 pada 21 September lalu. Acara tersebut diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan dan PMI.
”Bangga saja. Niatnya ikhlas membantu orang lain, ternyata diapresiasi oleh pihak PMI,” ujar Rizky ketika dihubungi beberapa waktu lalu.
Dia menuturkan, banyak pihak kaget dengan pencapaiannya tersebut. Rizky pun bercerita, dirinya terpapar Covid-19 pada Mei 2020. Lalu, beberapa bulan kemudian atau Agustus mulai mendonorkan PK. Karena antibodinya tetap tinggi, dia pun bisa mendonorkan darah berkali-kali.
Bukan hanya PMI pusat yang memberikan penghargaan kepada warga yang tinggal di Kecamatan Sidoarjo tersebut. Sebelumnya, dalam peringatan Hari Donor Darah Sedunia pada 13 Juni lalu di Pendapa Delta Wibawa, bapak dua anak itu juga mendapat penghargaan dan tali asih berupa sepeda listrik dari PMI Sidoarjo. Saat itu, dia sudah melakukan donor PK sebanyak 21 kali. Sampai-sampai ada yang menyebut Rizky seorang yang ”sakti”. Maklum, bisa mendonorkan PK berkali-kali.
Motivasi Rizky melakukan donor PK semata ingin membantu sekaligus menolong sesama. Dia ingin keselamatan dan hidupnya bermanfaat bagi warga. Terlebih, saat dirawat di ruang isolasi RSUD Sidoarjo, dia mendapat banyak pelajaran hidup dan perhatian dari istri, keluarga, hingga para dokter serta perawat sampai berhasil melewati ”pertarungan” dengan virus korona.
Kala itu, Rizky juga sempat melihat pasien lain yang meninggal karena Covid-19.Tidak hanya sekali, tapi sampai tiga kali. Sejak itulah pria yang menjadi service manager di CV Asri Motor Jenggolo Sidoarjo itu membulatkan tekad. Ingin membantu para pasien agar sembuh. Dengan menjadi aktif menjadi pendonor PK untuk mereka secara sukarela. Tanpa diminta.
”Sampai sekarang pun, jika masih memenuhi syarat untuk donor PK, saya bersedia menjadi pendonor,” katanya berterus terang.
Kali terakhir Rizky melakukan donor PK pada 12 September 2021 lalu. Untuk sementara ini, pemilik golongan darah B tersebut tidak menjadi pendonor PK. Sebab, kabarnya, stok PK masih tersedia cukup saat ini. Tapi, jika diperlukan, Rizky siap mendonorkan PK mereka. Hal itu dilakukan untuk menjaga kualitas plasma tetap optimal. Tidak terlalu lama tersimpan.
Sebelum mendonorkan PK, pria yang hobi berburu kuliner dan traveling itupun sebetulnya sudah menjadi pendonor darah aktif. Tercatat, sudah 85 kali dia mendonorkan darah melalui PMI. Namun, ketika menjadi pendonor PK, aktivitas donor darah untuk sementara tidak dilakukan. ”Sekarang sudah mulai lagi donor darah. Pertama donor lagi pada 25 September,” ujarnya.
Ketua PMI Sidoarjo Achmad Zaini juga turut bangga dengan penghargaan yang diraih Rizky. Dia juga berterima kasih kepada seluruh pendonor PK yang mendonorkan plasma mereka di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Sidoarjo. Zaini berharap para penyintas lain juga dapat melakukan donor PK. Dengan begitu, makin banyak ketersediaan PK. Dengan demikian, akan makin banyak juga warga yang mendapat pertolongan.
Berkat keaktifan para pendonor, UTD PMI Sidoarjo juga meraih penghargaan dari pusat. ”Terima kasih kepada semua pihak, khususnya para pendonor PK. Berkat mereka, UTD PMI Sidoarjo mendapat penghargaan peringkat ke-3 pengambilan plasma terbanyak nasional,” ucap Zaini.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
