
Ilustrasi sabu-sabu. Dok. JawaPos
JawaPos.com – Serbuan vaksinasi sukses meningkatkan jangkauan imunisasi di Kota Pahlawan. Berdasar keterangan dashboard Kementerian Kesehatan (Kemenkes), vaksinasi di Surabaya termasuk yang tertinggi secara nasional. Bahkan, pemberian dosis pertama sudah melampaui target.
Hingga Minggu (19/9), vaksinasi dosis pertama mencapai 104,8 persen. Dari 2.218.121 warga yang masuk sasaran, yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 2.324.041 jiwa. Sedangkan cakupan dosis kedua mencapai 66,6 persen. Sudah menyasar 1.477.681 jiwa. Tak ayal, capaian vaksinasi itu adalah yang terbanyak di Provinsi Jatim.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sangat bersyukur dengan cakupan vaksinasi yang cukup masif tersebut. Menurut dia, itu adalah hasil kolaborasi yang intensif dengan semua unsur forum pimpinan daerah (forpimda). Sering kali pemkot bersama TNI dan Polri menggelar serbuan vaksinasi massal secara serentak di ratusan titik kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan se-Surabaya.
’’Ini hasil kerja sama dan gotong royong yang baik. Matur nuwun seluruh warga Surabaya,’’ kata Eri.
Pemkot, sambung Eri, sangat berkepentingan dengan percepatan vaksinasi. Selain untuk menciptakan herd immunity, vaksinasi menjadi salah satu indikator asesmen situasi Covid-19. Semakin banyak cakupan vaksinasi, semakin mudah turun level dalam penanganan pandemi Covid-19.
Pemkot juga mendorong dua kabupaten tetangga, yaitu Sidoarjo dan Gresik, untuk ikut mempercepat vaksinasi. Sebab, Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik berada dalam satu aglomerasi Surabaya Raya. Masyarakat di tiga wilayah itu saling berhubungan dan tak bisa dipisahkan. ’’Harapannya, aglomerasi ini segera turun level sehingga Surabaya bisa mencapai level 1 atau zona hijau,’’ imbuh Eri.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Surabaya Febria Rachmanita mengatakan, pihaknya akan terus mengebut vaksinasi. Kolaborasi dengan berbagai pihak akan semakin ditingkatkan. Termasuk dengan TNI-Polri serta pelaku usaha. Memasifkan percepatan vaksinasi Covid-19 adalah upaya tepat untuk menciptakan herd immunity. ’’(Vaksinasi, Red) kita kebut terus,’’ kata Feny, sapaan karib Febria Rachmanita.
Dia menyampaikan, vaksinasi akan terus dilakukan ke semua masyarakat Kota Surabaya. Targetnya bisa menjangkau sampai 100 persen warga. Total warga Surabaya sekitar tiga juta orang. Artinya, mereka yang tidak masuk target awal vaksinasi juga segera diimunisasi. Baik dosis pertama maupun dosis kedua.
’’Target kita seratus persen. Semua warga yang berusia 12 tahun ke atas,’’ papar Feny.
Tidak hanya yang ber-KTP Surabaya, warga luar kota yang berdomisili dan bekerja di Kota Pahlawan juga wajib ikut vaksinasi. Mereka yang belum divaksin diminta untuk proaktif mengikuti vaksinasi massal maupun vaksinasi yang digelar fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes). Termasuk di seluruh puskesmas di Surabaya.
’’Hampir setiap hari ada vaksinasi, silakan itu diikuti,’’ imbuh Feny.
Pakar epidemiologi Universitas Airlangga (Unair) Dr Windhu Purnomo mengakui bahwa jangkauan vaksinasi di Surabaya sudah sangat masif. Cakupan vaksinasi Surabaya termasuk yang tertinggi secara nasional. Kecepatan vaksinasinya juga tinggi. Namun, dalam vaksinasi itu, lanjut dia, sebetulnya tidak semua berdomisili atau ber-KTP Surabaya. Menurut dia, ada sekitar 30 persen lebih warga ikut vaksinasi yang tidak ber-KTP Surabaya.
’’Yang dicatat dan dilaporkan sebagai cakupan vaksinasi Surabaya adalah mereka yang divaksin di Kota Surabaya. Belum tentu ber-KTP Surabaya,’’ ujarnya.
SURABAYA KEBUT JANGKAUAN VAKSINASI
- Cakupan vaksinasi Surabaya tertinggi di Jatim:
* Sasaran : 2.218.121 jiwa
* Dosis I : 2.324.041 jiwa (104,8 persen)
* Dosis II : 1.477.681 jiwa (66,6 persen)
-Vaksinasi akan terus dilakukan hingga menjangkau 100 persen jumlah penduduk Surabaya.
Sumber: Dinkes Surabaya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022