
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan bantuan pada warga MBR yang belum mendapatkan bantuan. Rafika Yahya/JawaPos.com
JawaPos.com-Terdapat 25 ribu lebih warga Kota Surabaya yang masuk dalam data kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mereka belum mendapatkan bantuan dari kementerian sosial (kemensos).
Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membantu mereka terlebih dulu. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan masing-masing mendapatkan bantuan sosial berupa uang tunai senilai Rp 200 ribu.
Bantuan itu diberikan di Balai Kota, Surabaya, Jumat (10/9). Dari catatan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya terdapat 249 ribu warga yang masuk MBR. Dari total tersebut 25 ribu di antaranya belum menerima bantuan.
’’Dari 249 ribu ada 25 ribu belum dapat bansos dari kemensos. Sehingga, hari ini (10/9) pemkot memberi bansos. Insya Allah ada dari provinsi 6 ribu sekian dan dari pemkot 19 ribu sekian yang semuanya menggunakan dana APBD,’’ tutur Eri.
Meski demikian, data tersebut masih dinamis karena update data masih dilakukan Dinsos Surabaya. Pendataan itu masih berjalan dan dilakukan kecamatan dan kelurahan.
Mantan Plt Kepala DKRTH itu menegaskan, bantuan dari pemkot dan pemprov itu hanya untuk MBR yang belum mendapat bantuan dari kemensos. Bansos yang diberikan berupa uang tunai Rp 200 ribu yang akan ditransfer Bank Jatim.
Bila belum memiliki rekening, akan dibantu Pemkot Surabaya melakukan pembukaan rekening. Total uang yang dikeluarkan Pemkot Surabaya untuk 19 ribu warga yakni Rp 3.810.800.000.
Sementara itu, bantuan dari Pemprov Jatim diberikan untuk 6 ribu warga sebesar Rp 1.250.000.000. Bantuan itu diberikan bertahan yang dilakukan mulai hari ini (10/9) di lima kecamatan.
Yakni Kecamatan Genteng, Kecamatan Tambaksari, Kecamatan Wonocolo, Kecamatan Krembangan, dan Kecamatan Asemrowo. Di samping pendataan, Eri meminta warga untuk pro aktif mendaftarkan dirinya. Sehingga bila menyadari dirinya atau tetangganya yang dinilai layak mendapat bantuan belum mendapatkan, bisa melaporkan pada pihak yang berwenang.
’’Kita terus melakukan pendataan, koreksi dan itu bisa bertambah karena sifatnya dinamis. Ketika ada MBR dapat dari Kemensos, tidak boleh menerima lagi dari pemprov atau pemkot,’’ terang Eri.
Untuk itu, warga dapat melaporkan melalui platform usulbansos.surabaya.go.id. Apabila tidak bisa menggunakan aplikasi tersebut dapat melaporkan ke RT/RW atau kelurahan.

Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Harry Kane Cs Diprediksi Menang, Tapi Laga Berjalan Alot
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di Piala Dunia 2026: El Tri Difavoritkan Lolos ke 16 Besar!
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Prediksi Susunan Pemain Timnas Prancis vs Swedia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Adrien Rabiot Waspadai Lini Serang Lawan
