
SOSIALISASI DAN AKSI SOSIAL: Anggota Satpol PP Kota Surabaya membagikan sembako sembari memberikan edukasi PPKM darurat kepada PKL di Jalan Kusuma Bangsa pekan lalu. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pandemi Covid-19 belum terkendali. Itu membuat Kota Pahlawan masuk peta zona merah. Surabaya termasuk daerah dengan risiko tinggi bersama 32 kabupaten/kota yang lain di Jatim. Imbasnya, Surabaya masih harus menerapkan PPKM lanjutan, yakni PPKM level 4.
Meski masih tinggi, pemkot menyebut tren angka kematian cenderung menurun selama PPKM darurat. Sebelum PPKM darurat, kasus kematian yang dimakamkan dengan standar protokol kesehatan sekitar 170 orang per hari. Tapi, saat ini terjadi tren penurunan 120–130 orang per hari. ”Pemakaman sesuai dengan prokes turun. Ini terjadi selama PPKM darurat,” kata anggota Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Henry Simanjuntak.
Kasus baru juga demikian. Menurut dia, ada kecenderungan mulai menurun meski belum mencapai batas aman. Dia berharap tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di sejumlah rumah sakit bisa terus terkendali.
Di sisi lain, meski pemkot mengklaim ada penurunan, data kasus baru belum terbendung. Berdasar data yang diambil dari laman lawancovid-19.surabaya.go.id, jumlah warga yang terpapar masih cukup tinggi. Per kemarin masih ada 11.689 orang yang dirawat. Mereka tersebar di sejumlah rumah sakit rujukan. Sebagian lagi melakukan isolasi secara mandiri (isoman).
Pemerintah berupaya keras menurunkan kasus baru. Salah satunya dengan memaksimalkan vaksinasi agar tercipta herd immunity. Sejauh ini, pemkot mengklaim hampir 50 persen warga Kota Pahlawan sudah divaksin. Persisnya mencapai 48,14 persen. Atau, 1.383.683 warga yang sudah divaksin. Total warga Kota Pahlawan yang harus divaksin mencapai 2.874.314 jiwa.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita meminta warga yang belum divaksin segera mendaftar melalui RT/RW setempat. Berdasar data tersebut, puskesmas akan menjadwalkan pelaksanaan vaksinasi. ”Kita berupaya agar jangkauan vaksinasi per hari sampai 30 ribu,” katanya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya terus berupaya keras untuk memasifkan vaksinasi. Kemarin pihaknya kedatangan 14 ribu dosis vaksin. Namun, jumlah itu dinilai tidak seberapa. Sebab, kemampuan Surabaya dalam melakukan vaksinasi sampai 30 ribu per hari. Bahkan bisa dimaksimalkan menjadi 55 ribu. ”Kalau jumlah itu (14 ribu dosis vaksin, Red), setengah hari sudah habis,” ujar Eri.
Pihaknya sangat berharap pemerintah pusat terus memberikan jatah vaksin untuk Surabaya. Dengan begitu, target herd immunity segera tercapai. Targetnya, pada September paling tidak 70 persen warga Surabaya yang menerima vaksin bisa terpenuhi.
Di sisi lain, aparat tetap menggelar operasi penegakan protokol kesehatan (prokes). Kasatpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, pihaknya tetap melakukan patroli. Sasarannya adalah tempat-tempat yang mengundang kerumunan orang. Mulai tempat hiburan, warung kopi, kafe, hingga restoran.
Sejauh ini, satpol PP sudah menindak 576 kasus pelanggaran prokes. Perinciannya, pelanggaran perorangan 553 kasus dan pelanggaran instansi 23 kasus. ”Yang melanggar kita tindak sesuai dengan tingkat pelanggarannya. Tapi, tindakan humanis juga kita lakukan,” tutur Eddy.
Baca Juga: Misteri Rumah Kosong di Ngagel Jaya, Surabaya
Di bagian lain, aparat gabungan juga terus melakukan penyekatan untuk menekan tingkat mobilitas warga. Kepala Dinas Perhubungan Surabaya Irvan Wahyudrajad menyatakan, penyekatan dilakukan di dalam kota dan perbatasan. Tujuannya, mencegah warga luar kota yang masuk Surabaya. Sejauh ini, akses sejumlah jalan protokol di dalam kota ditutup karena menjadi kawasan physical distancing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Timnas Jepang U-23 vs Thailand U-23 di Asian Games 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kejam, Sopir Truk Dibakar Oleh Atasan dan Alami Luka Bakar Sampai 68 Persen
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri
MK Diminta Batalkan Jabatan Wapres Gibran, Syarat Pendidikan Dipersoalkan
Mahfud MD Balas Sindiran Prabowo: Banyak juga Presiden yang Goblok

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022