
KELILING: Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengunjungi kantor DPRD Kabupaten Blitar yang mengalami kerusakan akibat gempa 6,1 SR. (Humasprov for Jawa Pos)
JawaPos.com – Tahap pendataan korban dan kerugian akibat gempa di pantai selatan Jatim masih berlangsung. Hingga kemarin, sedikitnya ada 2.848 bangunan yang mengalami kerusakan.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberi waktu sepekan kepada semua pihak terkait untuk proses validasi. Dengan begitu, semua bantuan dari pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat bisa segera ditindaklanjuti. ”Bantuan itu baru bisa turun setelah ada data yang konkret,’’ kata Khofifah.
Dia kembali menegaskan bahwa pemerintah pusat sudah mengalokasikan bantuan untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Baik rusak berat, sedang, dan ringan.
Karena itu, kata Khofifah, pendataan harus segera tuntas. Targetnya pekan depan. Jika klir, nanti daftar penerima bantuan diumumkan di papan pengumuman seluruh balai desa di wilayah terdampak. ”Masyarakat bisa melihat data yang terkumpul. Mereka bisa mengoreksi apabila ada kesalahan data,’’ ucapnya.
Pemerintah pusat melalui BNPB sudah menjanjikan bantuan untuk warga yang rumahnya rusak. Perinciannya, rumah rusak berat mendapat bantuan Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta.
Renovasi rumah akan melibatkan TNI dan Polri. Jajaran Kodam V/Brawijaya dan Polda Jatim sudah siap mengerahkan personel di lapangan. Mereka membantu proses evakuasi dan renovasi rumah warga.
Sejak awal, orang nomor satu di Jatim tersebut menekankan tiga hal yang harus segera dibenahi. Yakni, fasilitas pendidikan, rumah ibadah, dan layanan kesehatan.
Berdasar data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, hingga kemarin ada 2.848 bangunan yang mengalami kerusakan. Sebanyak 642 rumah di antaranya rusak berat. Wilayah paling terdampak adalah Kabupaten Malang, Lumajang, dan Blitar.
Pascagempa yang terjadi pada Sabtu (10/4), Khofifah memang berkeliling ke seluruh daerah terdampak gempa berkekuatan 6,1 SR tersebut. Di Malang, ada tiga kecamatan yang didatangi. Yakni, Kecamatan Turen, Dampit, dan Ampelgading.
Baca Juga: Ditelepon Ratusan Kali sebelum Tabungan Ludes Rp 50 Juta karena OTP
Gubernur juga meninjau wilayah terdampak di Lumajang. Dia berkeliling ke sejumlah wilayah paling terdampak. Yakni, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari. Banyak warga yang tinggal di tenda pengungsian.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
