
MAKIN TERUNGKAP: Ara saat berada di Mapolrestabes Surabaya setelah ditemukan polisi di Pasuruan. (Riana Setiawan/Jawa Pos)
JawaPos.com – Nesa Alana Karaisa alias Ara sempat diancam saat diculik. Bocah 7 tahun itu akan diceburkan ke laut dan dipaksa mengamen oleh tersangka Oke Ary Aprilianto. Ancaman tersebut dilontarkan ketika Ara merengek kangen bundanya.
Fakta itu terungkap dari pendalaman penyidik. Ary yang tidak lain adalah pamannya melontarkan ancaman tersebut pada hari pertama setelah penculikan. Dia mengancam korban agar menurut.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian menuturkan, korban awalnya memang tidak curiga dengan pelaku. Sebab, kedua tersangka adalah kerabatnya. ”Jadi, korban mau saja saat diajak,” katanya, Senin (29/3).
Korban, kata Oki, awalnya dijanjikan akan diajak beli bakso. Ara pun ikut. Termasuk ketika diajak ke tukang pangkas rambut. Alasan tersangka saat itu, rambut korban sudah terlihat panjang. Kurang apik.
Oki menjelaskan, setelah itu korban diajak ke Pasuruan. Dia dibawa ke rumah istri kedua Ary. ”Tersangka OAA (Oke Ary Aprilianto) memiliki istri selain tersangka HA (Hamidah) yang merupakan tante korban,” paparnya.
Menurut dia, keterlibatan istri kedua Ary belum terlihat dalam penculikan. Dia tidak tahu bahwa Ara diculik. Sebab, Ary menyebut anak tersebut adalah keponakannya. Ara memang ingin ikut.
Oki menyatakan, korban tidak tinggal diam setelah tidak kunjung dipulangkan. Ara merengek minta pulang. Termasuk melakukan video call dengan ibunya. Namun, permintaan itu ditolak Ary. Dia justru mengeluarkan ancaman agar korban menurut. ”Kekerasan secara fisik sementara belum ada. Masih didalami lagi,” ujarnya.
Baca Juga: AHY Bilang, Kasus Hambalang sudah Tidak Relevan Diangkat ke Publik
Sebagaimana diberitakan, polisi menangkap Oke dan Hamidah di Pasuruan. Mereka menculik Ara karena sakit hati dengan orang tua korban.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=hCnZT8VHQEk

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
