
LALU-LALANG: Aktivitas kendaraan di tol Surabaya−Gempol, Rabu (13/1). (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pemerintah berencana melakukan penyesuaian tarif tol Surabaya–Gempol (Surgem). Tarif tol yang mulai beroperasi pada 1986 itu naik dalam waktu dekat. Meski belum diketahui secara pasti jadwalnya, Jasa Marga telah melakukan persiapan dan memulai sosialisasi kepada pengendara.
Jasa Marga sudah memberikan perincian besaran kenaikan tarif. Misalnya, biaya melintasi tol ruas Dupak ke Waru atau sebaliknya. Tarif naik dari Rp 3.500 menjadi Rp 5.000.
General Manager Jasamarga Transjawa Tollroad Representative Office 3 Ruas Surabaya–Gempol Hendri Taufik menjelaskan bahwa kenaikan tarif tol Surgem terakhir dilakukan pada 2015. Setelah itu, wacana kebijakan anyar muncul lagi pada pertengahan 2020. ’’Kami masih menunggu jadwal pasti dari pusat. Sosialisasi sudah dicicil,” kata Hendri.
Menurut dia, ada beberapa upaya Jasa Marga untuk menyosialisasikan kenaikan. Salah satunya, memasang spanduk.
Hendri menegaskan bahwa kebijakan soal peningkatan tarif juga sudah didiskusikan dengan pengusaha dan ahli transportasi.
Berdasar rilis dari Jasa Marga, kenaikan tarif tidak saja berkaitan dengan bisnis jalan tol, tapi juga peningkatan layanan kepada masyarakat. Ada sejumlah program yang akan dikerjakan untuk mendukung kenyamanan pengguna tol Surgem.
Photo
Menurut Hendri, Jasa Marga bakal melakukan pengerasan di sejumlah ruas awal tahun ini. Selain itu, ada penambahan gate di pintu gerbang Sidoarjo 2. Penambahan sarana dilakukan untuk mencegah terjadinya antrean.
’’Program sudah masuk perencanaan. Mudah-mudahan bisa terealisasi,” kata Hendri. Dia menjelaskan, penambahan gate dilakukan sebagai respons atas peningkatan pengguna tol. Jumlah kendaraan yang masuk tol Surgem cukup tinggi.
Baca Juga: Dirut-Komisaris Rebutan Saham Perusahaan Perdagangan Senjata
Dari catatan, rata-rata dalam sehari ada 250 ribu kendaraan yang melintasi tol penghubung Surabaya–Pasuruan. Sebanyak 80 persennya merupakan kendaraan golongan I. Sisanya golongan II–V.
Terkait kenaikan tarif, Hendri mengungkapkan bahwa instansinya sudah melakukan berbagai persiapan. Tidak sekadar melakukan sosialisasi, tapi juga menambah dan mengatur sarana di pintu gerbang untuk memperlancar transaksi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=Pi9BQaiOb9M

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
