
HANYA SIMULASI: Petugas kesehatan menyutikkan vaksin kepada relawan uji klinis vaksin Covid-19 di Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Kota Bandung, Kamis (6/8). (TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)
JawaPos.com - Menjelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19, sejumlah rumah sakit di Surabaya melakukan serangkaian persiapan. Salah satunya, menggelar simulasi pelayanan vaksinasi Covid-19. Misalnya, yang dilakukan Rumah Sakit Husada Utama (RSHU) Rabu (13/1).
Ketua Tim Panitia Vaksinasi RSHU dr Ni Putu Susari Widianingsih SpKK mengatakan, pihaknya telah membentuk tim panitia vaksinasi Covid-19. Selain itu, menyiapkan ruangan sesuai dengan standar Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Ruangan harus luas dan sirkulasi udara bagus.
”Hari ini (kemarin, Red) kami juga sudah ada rapat Zoom dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya terkait dengan skema baru penerimaan vaksin,” katanya kepada Jawa Pos kemarin.
Perempuan yang juga menjabat wakil direktur pelayanan RSHU itu menambahkan bahwa panitia sudah menata ruangan dengan empat meja sesuai alur vaksinasi. Sejumlah panitia disiapkan untuk melakukan simulasi vaksinasi, mulai tahap awal registrasi hingga observasi pascavaksinasi. ”Memang jadwalnya simulasi. Jadi, disimulasikan proses penerima vaksin datang hingga selesai divaksin,” ujarnya.
Total ada empat meja yang disiapkan untuk vaksinasi. Pertama, meja registrasi.
Penerima vaksin akan melakukan registrasi dan menerima kartu vaksin yang berisi jadwal vaksinasi dan identitas. Kemudian, dilanjutkan ke meja kedua dengan pengecekan suhu tubuh, saturasi oksigen, dan tensi darah. ”Jika suhu tubuh atau tensi darah tinggi, peserta tidak bisa divaksin terlebih dahulu atau ditunda,’’ jelasnya.
Baca Juga: Ada PPKM, Pengunjung Makam Sunan Ampel Turun hingga 90 Persen
Kemudian, dilanjutkan ke meja skrining. Di meja skrining, peserta harus menjawab beberapa pertanyaan dari petugas. Jika ada indikasi yang tidak memenuhi syarat, vaksinasi harus ditunda.
Setelah penyuntikan vaksin, lanjut dia, akan dilakukan observasi selama 30 menit. Penerima vaksin tidak boleh meninggalkan ruang vaksinasi hingga masa observasi 30 menit selesai. Hal itu dilakukan untuk mengetahui adanya keluhan setelah disuntik vaksin.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=zMuhncSS38o

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
