alexametrics

Ada PPKM, Pengunjung Makam Sunan Ampel Turun hingga 90 Persen

13 Januari 2021, 18:54:22 WIB

JawaPos.com – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berdampak pada jumlah pengunjung Wisata Religi Sunan Ampel. Dalam dua hari terakhir, pengunjung hanya seribu orang. Jumlah tersebut jauh jika dibandingkan dengan sebelum PPKM diterapkan. Biasanya, ada sekitar sepuluh ribu pengunjung setiap hari.

Pengelola Wisata Religi Sunan Ampel Abdul Nasir mengatakan, walaupun ada PPKM, Wisata Religi Sunan Ampel tetap dibuka. Tidak ada pembatasan jam. Di sana warga masih bisa secara bebas beribadah. Mulai berziarah hingga salat berjamaah di masjid. Asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Namun pada kenyataannya, jumlah pengujung menurun drastis. Bahkan hingga 90 persen. Area makam Sunan Ampel yang hari-hari selalu dipenuhi orang kini terlihat sepi. Setiap rombongan yang datang tidak lebih dari 50 orang.

”Sepi banget. Walaupun tetap dibuka 24 jam, bakda Isya sudah tak lagi terlihat adanya jamaah yang datang,” kata Abdul Nasir, Selasa (12/1).

Nasir menjelaskan, beberapa peraturan baru diterapkan pihaknya selama PPKM berlangsung. Salah satunya, pengoperasian Masjid Sunan Ampel. Sistem buka tutup dilakukan. Ruang utama masjid hanya dibuka ketika waktu salat berjamaah tiba.

Setelah itu, ruangan utama kembali ditutup. Jika ada yang ingin beribadah, mereka bisa salat di teras masjid. Di atas pukul delapan malam, seluruh area masjid ditutup dan baru dibuka menjelang salat Subuh.

Itu bertujuan untuk mengantisipasi adanya pengunjung yang menginap atau tidur di area masjid. ”Pada malam hari memang steril ya. Boleh beribadah, tapi enggak boleh sampai tidur-tiduran,” ujarnya.

Kapolsek Semampir Kompol Ariyanto Agus mengatakan bahwa Wisata Religi Sunan Ampel menjadi salah satu fokus utama pengawasan. Meski PPKM tengah berlangsung, masih banyak pengunjung yang datang.

Mereka datang dengan menggunakan bus secara rombongan. Guna mencegah terjadinya kerumunan, pihaknya mengatur jumlah pengunjung. Di dalam area Sunan Ampel jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas yang tersedia.

Baca Juga: Dinkes Surabaya: 1.950.000 Waga Surabaya Akan Divaksinasi Covid-19

”Jadi bergantian. Kalau mulai penuh, terpaksa pengunjung yang datang ditahan dulu di bus. Sampai area kembali sepi. Menyesuaikan saja, ” ucap dia.

Kemudian, pihaknya juga memberi tahu pengurus Wisata Religi Sunan Ampel agar menginformasikan kepada jamaah untuk tidak berlama-lama berada di dalam.

Jika aktivitas ibadah telah selesai, mereka diminta untuk segera meninggalkan lokasi. Biasanya setelah selesai ibadah, mereka menghabiskan waktu untuk duduk-duduk atau makan bersama di halaman Masjid Sunan Ampel. Untuk sementara, aktivitas itu tidak diperbolehkan. ”Dan di atas jam delapan malam, penyisiran dilakukan. Jika masih ada pengunjung yang berada di dalam, mereka diminta untuk pulang,” ujarnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ian/c6/git


Close Ads