Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 13 November 2020 | 00.56 WIB

Stok Kosong, Harga Bawang Merah di Surabaya Naik Sampai Rp 10 Ribu

PISAHKAN YANG BAGUS: Salah seorang pedagang Pasar Keputran Selatan membersihkan bawang merah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos) - Image

PISAHKAN YANG BAGUS: Salah seorang pedagang Pasar Keputran Selatan membersihkan bawang merah. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)

JawaPos.com − Harga bawang merah naik sejak sepekan belakangan. Stok kosong di dua daerah sentra bawang merah di Jatim dan perubahan musim menjadi penyebab harga bumbu masak itu melambung di beberapa pasar.

Misalnya, yang diungkapkan Munawaroh, pedagang sayur di Pasar Wonokromo. Harga bawang merah kualitas super di stannya tembus Rp 38 ribu per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah kualitas lokal mencapai Rp 36 ribu per kilogram.

Harga tersebut naik dari biasanya. Yang kualitas super mentok di Rp 30 ribu per kilogram dan lokal Rp 28 ribu per kilogram. ”Naik sudah semingguan ini,” ucapnya kemarin (11/11).

Dia menduga, kenaikan itu disebabkan musim hujan. Beberapa komoditas menjadi busuk. Harganya jadi naik. Selain bawang merah, harga tomat juga naik. Tomat buah dan sayur sama-sama naik Rp 4 ribu per kilogram.

Meski harga melambung, Munawaroh mengatakan, pembeli di lapaknya tidak berkurang. Justru mulai ramai seiring menurunnya pandemi di Surabaya. ”Bedanya memang pada jumlah pembelian barang. Kalau biasanya beli bawang merah atau tomat sekilo, dikurangi jadi setengah kilo,” terangnya.

Kenaikan harga bawang merah juga terjadi di beberapa pasar di Surabaya. Selain di Wonokromo, kenaikan terlihat di Pasar Kembang dan Pasar Genteng Baru. Harganya Rp 35 ribu per kilogram. Sementara itu, harga acuan penjualan konsumen (HAPK) tertinggi untuk bawang merah sebenarnya Rp 32 ribu per kilogram.


Usman, salah seorang supplier bawang merah di Surabaya, menjabarkan bahwa kenaikan harga bawang merah di pasar-pasar Surabaya dipicu oleh kosongnya stok dari dua daerah. Yakni, Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Nganjuk. Stok di Probolinggo kosong. Sementara itu, di Nganjuk terjadi gagal panen. ”Tapi, harga bawang merah kemungkinan besar segera stabil,” jelasnya. Sebab, mulai hari ini, stok bawang merah kembali melimpah dari Demak, Jawa Tengah. Harganya berkisar Rp 25 ribu−Rp 26 ribu di Pasar Induk.

Kabid Distribusi Dinas Perdagangan (Disdag) Surabaya Tri Wahyu Wibowo membenarkan adanya kenaikan harga bawang merah. Disdag saat ini mengadakan operasi pasar untuk menekan kenaikan harga tersebut. Juga memberikan alternatif belanja murah bagi warga Surabaya. 

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=X_KXGMHEqhc&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore