
Ilustrasi: CHIS/JAWA POS
JawaPos.com – Bak roller coaster. Seperti itulah fluktuasi peta risiko persebaran Covid-19 di Jawa Timur (Jatim). Sejumlah kabupaten/kota yang semula masuk risiko rendah kini naik menjadi risiko sedang.
Sebaliknya, ada juga daerah risiko sedang yang beralih ke rendah. Yang sedikit melegakan, penambahan jumlah pasien sembuh hingga kini tetap tinggi.
Berdasar data terbaru BNPB, tidak ada perubahan jumlah zona pada peta risiko persebaran Covid-19 di 38 kabupaten/kota di Jatim. Perinciannya, 13 daerah berstatus zona kuning dan 25 daerah berstatus zona oranye. Namun, daerahnya berubah. Pekan lalu Trenggalek, Bojonegoro, dan Kota Madiun berstatus zona kuning. ”Sekarang menjadi oranye,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jatim dr Makhyan Jibril.
Sebaliknya, ada daerah berstatus zona oranye yang menjadi kuning pekan ini. Yaitu, Nganjuk, Sumenep, dan Kota Blitar. Perubahan seperti itu bisa terjadi pada daerah lainnya. ”Semua bergantung kepada warganya,” ungkap dia.
Penilaian kasus Covid-19 itu terdiri atas beberapa elemen. Turunnya angka kasus positif aktif belum tentu bisa diartikan bahwa Covid-19 telah selesai. Faktor lain bisa memengaruhi munculnya kasus baru. Karena itu, pemerintah provinsi tidak pernah mengurangi intensitas penanganan Covid-19 di lapangan. Tracing, testing, dan treatment tetap dimaksimalkan. Terbaru, pemerintah provinsi memiliki target testing 40 ribu per pekan. ”Saat ini masih 25–30 ribu tes per pekan,” ungkapnya.
Semakin banyak testing, semakin banyak yang terungkap. Potensi persebaran virus pun semakin sempit. Langkah tersebut diiringi penerapan standar protokol kesehatan di masyarakat. ”Kami tetap optimistis angka kasus positif aktif Covid-19 bisa turun di bawah 1 persen,” tuturnya.
Sikap optimistis itu juga didorong prediksi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga bahwa akhir November angka kasus positif aktif bisa turun hingga di bawah 1 persen. Prediksi tersebut berdasar beberapa fakta. Salah satunya, pertambahan kasus positif Covid-19 selalu lebih rendah daripada angka pasien sembuh. Selain itu, masyarakat mulai disiplin menerapkan standar protokol kesehatan. Aturan itu juga berlaku di semua layanan masyarakat. Artinya, setiap individu semakin ketat menjaga dirinya dari potensi penularan Covid-19.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
