Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Oktober 2020 | 23.11 WIB

Sekolah Tatap Muka di Surabaya Tinggal Tunggu Lampu Hijau

Sejumlah murid antre mencuci tangannya saat memasuki jam makan siang  Di SMP Negeri 2, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemkot Bekasi memberikan izin kepada enam sekolah untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka selama satu bulan. Enam sekola - Image

Sejumlah murid antre mencuci tangannya saat memasuki jam makan siang Di SMP Negeri 2, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (4/8/2020). Pemkot Bekasi memberikan izin kepada enam sekolah untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka selama satu bulan. Enam sekola

JawaPos.com–Persiapan sekolah tatap muka di Surabaya mencapai final. Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya Supomo mengatakan, seluruh rangkaian kajian sudah selesai. Pembukaan sekolah tinggal menunggu kondisi Surabaya mencapai zona oranye atau kuning.

”Kami melibatkan beberapa pakar untuk mengkaji. Salah satunya dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair. Kajiannya sudah selesai,” tutur Supomo pada Senin (19/10).

Dia menyebut, beberapa sekolah yang rencananya dibuka sudah diverifikasi. Sekolah akan menyesuaikan dengan SOP yang dibuat Dinas Pendidikan.

”Ada SOP tertentu yang harus disesuaikan sekolah. Ada juga surat keputusan bersama (SKB) 4 menteri bahwa kalau ada sekolah tatap muka zonanya itu harus minimal oranye atau kuning,” tutur Supomo.

Supomo menjelaskan, sekolah tatap muka baru bisa dilakukan bila di Surabaya zona oranye atau kuning sudah menyeluruh. Saat ini, Dinas Pendidikan masih melakukan swab dan pendataan.

”Sekolah siap, guru sudah kita swab, murid juga kita lakukan swab. Kami juga melakukan pendataan guru-guru usia 50 tahun apakah punya komorbid atau tidak,” terang Supomo.

Menurut dia, Dinas Pendidikan tinggal menunggu apakah zona di Surabaya sudah memungkinkan atau tidak untuk melakukan sekolah tatap muka. Namun demikian, tidak semua sekolah alam dibuka. Mereka akan menunggu rekomendasi dari satuan tugas Covid-19.

”Ada 19 sekolah SMP yang kita lakukan identifikasi. Sekarang berkembang karena ada sekolah-sekolah yang mengajukan tatap muka ada untuk SMP dan SD,” ujar Supomo.

Ketika ditanya apakah sekolah tingkat SD juga akan dibuka, Supomo mengatakan, akan banyak pertimbangan lebih lanjut. ”Kemungkinan SD akan dibuka kelas 6 dengan pertimbangannya mereka mau lulus. Mereka kita persiapkan sedemikian rupa, karena waktu masuk mereka juga tinggal setengah semester. Waktunya pendek,” ucap Supomo.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=3GzTW3JAAoY&ab_channel=jawapostvofficial

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore