
KH Mas Mansyur Tholha saat berdoa bersama santri di makam Bung Karno, Blitar. (Istimewa)
JawaPos.com – Harapan pengasuh Ponpes At-Tauhid, KH Mas Mansyur Tholha, agar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya menjadi penerus Walikota Surabaya Tri Rismaharini tak cukup dengan menyampaikan deklarasi secara terbuka. Kyai yang juga Mustasyar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Surabaya itu mengekspresikan dukungannya kepada orang dekat Risma tersebut dengan mengajak para santrinya berziarah ke makam Bung Karno di Blitar.
KH. Mas Mansyur Tholha mengatakan, perjalanan ziarah itu untuk kebaikan Surabaya maupun Indonesia. Itulah kenapa, keberangkatan ke Blitar dipilih Jumat (28/8) yang diyakini sebagai hari baik. "Ini Jumat baik. Niat kita berziarah ke makam Bung Karno tidak lain hanya ingin mendoakan yang terbaik bagi Bung Karno dan anak cucunya serta doa keselamatan untuk bangsa Indonesia,” katanya.
KH. Mas Mansyur Tholha adalah salah seorang tokoh kyai dari lingkungan pesantren ”Ndresmo”, yang kini dikenal Sidosermo atau Sidoresmo di Surabaya. Kawasan ”Ndresmo” adalah kawasan pesantren yang sangat legendaris di Surabaya. Hingga saat ini, di tengah kemajuan Kota Pahlawan, ada sekitar 20 pesantren di kawasan tersebut. Semuanya didirikan oleh keturunan Mas Sayyid Ali Akbar.
Berbaur bersama ratusan peziarah, KH Mas Mansyur Tholha bersama para santri bersimpuh di samping makam Bung Karno. Mereka melantunkan doa yang ditujukan kepada bapak bangsa tersebut agar selalu dalam keberkahan dan ampunan Allah serta mendoakan bangsa Indonesia agar bisa keluar dari masalah yang dihadapi.
Mereka juga berdoa bagi Bung Karno dan anak cucunya agar selalu diberi kesehatan dan kekuatan, berbakti kepada negeri. Khusus untuk Surabaya, salah seorang kyai khos Surabaya tersebut memohon agar Eri Cahyadi diberkahi kepemimpinan menjadi Wali Kota Surabaya. “Khusus untuk Surabaya, kami mendoakan Mas Eri Cahyadi dan sekaligus memohon izin agar Mas Eri bisa menjadi wali kota," ujar KH. Mas Mansyur Tholha.
Pesantren “Ndresmo” selama ini memang dikenal dekat dengan Eri Cahyadi. Mantan ketua Dinas Cipta Karya tersebutlah yang mengeluarkan gagasan untuk membangun wisata religi di Nderesmo melalui revitalisasi makam Mas Sayyid Ali Akbar. Beberapa pekerjaan pendahuluan sudah dilakukan seperti pavingisasi kampung-kampung. Juga perbaikan untuk makam.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
