Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Mei 2020 | 00.17 WIB

Biasanya Ramai Jelang Lebaran, Terminal Tambak Osowilangon Kini Sepi

BERKURANG DRASTIS: Suasana Terminal Tambak Osowilangun kemarin (21/5). Bus-bus AKAP maupun AKDP tak terlihat. Jumlah angkot yang beroperasi menurun jauh. (Riana Setiawan/Jawa Pos) - Image

BERKURANG DRASTIS: Suasana Terminal Tambak Osowilangun kemarin (21/5). Bus-bus AKAP maupun AKDP tak terlihat. Jumlah angkot yang beroperasi menurun jauh. (Riana Setiawan/Jawa Pos)

JawaPos.com - Mendekati momen Lebaran, Terminal Tambak Osowilangon (TOW) terasa berbeda tahun ini. Kondisi pandemi dan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) membuat terminal tersebut sangat sepi tiap hari. Bus-bus antarkota antarprovinsi (AKAP) maupun antarkota dalam provinsi (AKDP) tak terlihat sama sekali. Pada hari normal, biasanya jumlah bus mencapai 147 unit.

”Sekarang ya tersimpan di depo masing-masing,” kata Kepala Unit Terminal TOW Joko Budi Legowo.

Tiap hari hanya ada angkot-angkot dengan rute Surabaya‒Gresik yang melewati Terminal TOW. ”Itu pun langsung lewat, tidak ada naik turun penumpang di sini,” ucapnya. Yang beroperasi hanya 50 persen.

Untuk rute dalam Kota Surabaya, yang beroperasi sangat sedikit. Joko memperkirakan hanya 4 unit yang masih beroperasi tiap hari. Itu pun tak berjalan setiap saat. ”Hanya pagi dan sore saat jam berangkat kerja dan pulang kerja,” jelasnya.

Joko mengatakan, selama ini tak banyak calon penumpang yang kecele. Mungkin hanya satu atau dua hari saat awal penetapan PSBB. Selanjutnya, tak ada lagi calon penumpang yang datang untuk mencari angkutan. ”Sudah langsung paham sendiri,” ungkapnya.

Hingga kini, pihaknya hanya menunggu arahan dari pemkot. ”Apakah PSBB akan diperpanjang atau tidak. Kalau diperpanjang, ya akan seperti ini terus,” ucapnya. Timnya tetap melakukan penjagaan selama 24 jam yang dibagi dalam tiga sif. Tiap sif terdiri atas sekitar 15 orang.

Jika PSBB tak diperpanjang, Joko dan timnya siap melakukan protokol kesehatan yang diminta. Antara lain, pengecekan suhu bagi setiap penumpang dan penyediaan tempat cuci tangan yang memadai. ”Pasti sesuai aturan. Menunggu detailnya dari dinas kesehatan,” ujarnya saat ditemui Kamis (21/5).

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=jJcR2i42Qjk

https://www.youtube.com/watch?v=GWEJ5r5i704

https://www.youtube.com/watch?v=A2N2Q3QN-5A

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore