
PEMBATASAN KETAT: Relawan Covid-19 dan anggota keamanan desa menjaga akses masuk RW 12, Dewa Waru, Sidoarjo, yang diisolasi kemarin. (BOY SLAMET/JAWA POS)
JawaPos.com ‒ Kecamatan Waru dan Taman Sidoarjo dinyatakan ”paling merah” dalam persebaran Covid-19. Jumlah warga yang tertular terus meningkat. Perlu ada perhatian dan tindakan lebih tegas.
Data Posko Penanganan Covid-19 Sidoarjo menyebutkan, di Waru tercatat 68 orang positif Covid-19. Di Taman ada 44 orang. Dua wilayah itu merupakan kawasan termerah. Plt Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin mengatakan, jumlah kasus korona di wilayah perbatasan memang terus naik. Salah satu penyebabnya, mobilitas warga. ’’Karena warga perbatasan kerap pergi ke kota lain,’’ ucapnya.
Saat beraktivitas itu, warga mungkin tertular Covid-19. Yang imun tubuhnya lemah langsung terpapar. Yang daya tahan tubuhnya kuat berpotensi menularkan karena menjadi pembawa virus.
Menurut Cak Nur, sapaan akrabnya, salah satu solusinya adalah ketegasan. Pemkab, polresta, dan kodim harus tegas menindak warga yang keluyuran tak jelas. Lebih-lebih saat ini Sidoarjo memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). ’’Kami sudah sepakat, kuncinya ketegasan,’’ tuturnya.
Di dalam PSBB jilid II, beragam sanksi dijatuhkan. Misalnya, sanksi administratif. Untuk warga pelanggar jam malam, KTP disita. Sanksi sosial diterapkan. Misalnya, membersihkan makam, menyapu jalan, menjadi duta korona, dan ikut memakamkan jenazah Covid-19.
Photo
BATASI AKSES: Warga Desa Ke dung rejo, Kecamatan Waru, me masang spanduk larangan bagi orang luar untuk keluar masuk ke desa tersebut. Waru termasuk salah satu kecamatan yang paling merah. (Boy Slamet/Jawa Pos)
Kapolresta Kombespol Sumardji juga resah dengan wilayah perbatasan. Empat hari terkahir, Sumardji kerap mendatangi Waru dan Taman. Tujuannya, melihat penerapan PSBB di dua kawasan merah tersebut. Menurut dia, dua wilayah tersebut membutuhkan ketegasan. Setiap pelanggar jam malam dan PSBB disanksi. ”Sehingga jera. Tak lagi melanggar,” ungkapnya.
Polresta sudah menambah dua checkpoint baru. Pertama, pos di pintu masuk Perumahan Pondok Tjandra. Fungsinya, menangkal pengendara yang hendak menuju Wadungasri.
Terdapat dua pos di Taman. Tepatnya, jalan tembusan dari Pagesangan, Surabaya. Pos didirikan di sebelah perlintasan kereta api. Titik itu kerap menjadi akses keluar-masuk warga dari Surabaya menuju Sidoarjo dan sebaliknya.
Sumardji menegaskan, PSBB tahap kedua kurang tujuh hari lagi atau sampai 25 Mei. Polisi bakal memperketat pemeriksaan pengendara yang melintas. Pemakai jalan dipelototi. Terutama yang tidak memiliki surat keterangan RT dan RW. ’’Yang tidak mendesak tak perlu keluar rumah,’’ katanya.
Photo
Bertambahnya pasien juga berimbas pada ketersediaan ruang isolasi. Saat ini jumlah ruang isolasi sudah minim. Hingga kemarin siang, yang tersedia untuk ruang isolasi khusus (RIK) tinggal 14 unit. Ruang isolasi biasa (RIB) 27 tempat tidur.
Sebagian besar rumah sakit rujukan juga sudah penuh. Salah satu rumah sakit yang penuh adalah RSUD Sidoarjo. Rumah sakit milik pemkab itu sempat memiliki ruang isolasi saat pasien ada yang keluar dari rumah sakit. Tapi, saat ini ruang isolasi penuh lagi. Jumlah pasien ada 122 pasien. ”Bed isolasi 121. Jadinya, 1 pasien terpaksa di ruang isolasi IGD,” kata Direktur RSUD Sidoarjo dr Atok Irawan SpP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
