HASIL penilaian PISA (Programme for International Student Assessment) menunjukkan bahwa kemampuan literasi mahasiswa Indonesia kurang lebih setara dengan siswa kelas VII atau VIII di Eropa. Penyebabnya, disebut Ketua Program Studi Ilmu Hukum Universitas Katolik Darma Cendika (UKDC) Victor Imanuel, karena reading comprehension tidak dibangun sejak dini.
Fakultas Hukum (FH) UKDC fokus membekali mahasiswanya dengan kemampuan reading comprehension. Mahasiswa menjadi lebih mudah memproduksi ide, mengelaborasi pemikiran, dan melakukan analisis teks bacaan. Selain menyediakan sarana dan prasarana bagi mahasiswa, iklim akademik dibangun dengan meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam pembelajaran.
Melalui komunitas LASA (legal analysis student association) UKDC, mahasiswa fakultas hukum banyak bergiat dalam karya tulis, debat, dan simulasi peradilan semu. Komunitas tersebut diorganisasi sesama mahasiswa dengan dukungan penuh dari kampus. Dalam satu tahun, LASA UKDC wajib mengikuti paling tidak empat kompetisi di luar kampus. ”Kami juga diberi dukungan dalam bentuk pendanaan oleh kampus,” terang Victor.
Alumnus FH angkatan 2015 yang juga anggota LASA UKDC, Saut Parulian Manurung, berhasil meraih juara I artikel ilmiah terbaik dalam ajang Anugerah Konstitusi yang diselenggarakan Mahkamah Konstitusi tahun lalu. Penulis terbaik kedua dan ketiga merupakan PNS peneliti. Saat mengajukan artikel tersebut, status Saut masih mahasiswa S-1.
”FH UKDC membentuk mahasiswanya agar kompetitif sebagai akademisi, praktisi, dan profesional. Saya menikmati masa kuliah karena iklim akademik yang menyenangkan,” ujar Saut yang kini merupakan junior associate di salah satu firma hukum ternama di Surabaya.
Selain Saut, Ketua Ikatan Alumni FH UKDC Kevin Chrismanto pernah aktif di LASA UKDC. ”LASA menjadi tempat mempertajam penalaran, membentuk pola pikir, dan mengasah kemampuan argumentasi yang sangat dibutuhkan mahasiswa,” paparnya.
Mata kuliah terintegrasi dengan goal fakultas dalam mengembangkan kemampuan analitis mahasiswa. Misalnya, hasil proyek mata kuliah teknik penulisan ilmiah, tindak pidana khusus, dan pluralisme hukum yang sering di-submit mahasiswa untuk PKM (program kreativitas mahasiswa), program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pekan ini, mahasiswa semester dua fakultas hukum bertolak ke wilayah Tengger untuk riset kecil. Output-nya berupa proposal PKM penelitian yang di-submit ke Kemendikbud untuk dikompetisikan. ”Ada juga yang output-nya dalam bentuk karya tulis,” ucap Victor.
Photo
membentuk pola pikir: Fakultas Hukum universitas katolik darma Cendika (FH ukdC) membentuk mahasiswa agar kompetitif sebagai akademisi, praktisi, dan profesional. melalui komunitas laSa ukdC, mahasiswa fakultas hukum banyak menelurkan karya tulis serta mengadakan debat dan simulasi peradilan semu.
Para mahasiswa tersebut didampingi empat dosen agar lebih mudah berdiskusi. Dengan demikian, iklim akademik juga berkembang di luar kelas.
Pria yang telah delapan tahun menjadi dosen tersebut mengungkapkan, UKDC terus beradaptasi dengan kebijakan pemerintah. Dulu kelengkapan dokumen menjadi indikator akreditasi, sedangkan kini orientasinya adalah output mahasiswa dan dosen seperti jumlah publikasi ilmiah, jumlah kompetisi yang pernah diikuti, serta hasil dan capaiannya.
”Percepatan. Jika yang lain berkembang menurut deret hitung, kami mengembangkan diri menurut deret ukur,” tutur Dekan FH UKDC Dian Ety Mayasari.
Secara internal, selain prestasi dan karya tulis ilmiah, fakultas menghitung jumlah sitasi. Seberapa banyak karya dosen dan mahasiswa yang dikutip orang lain atau istilahnya impact factor.
Pada Februari 2020, mahasiswa FH UKDC memboyong dua prestasi sekaligus dalam rentang waktu tiga minggu. Mereka sukses masuk dalam enam besar National Moot Court Competition, disusul dengan juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) Parahyangan Legal Competition. Sementara itu, mahasiswa FH UKDC, Elisabeth Yulia dan Louisa de Marillac, meraih hibah PKM penelitian dan PKM artikel ilmiah dari Kemendikbud.
PRESTASI UNIVERSITAS KATOLIK DARMA CENDIKA
2019
- Penulis Terbaik Pertama Anugerah Konstitusi 2019 dari MK RI
- Hibah PKM Penelitian dari Kemenristekdikti
- Hibah PKM Artikel Ilmiah dari Kemenristekdikti
- Juara II Bandung Lautan Api Championship
2020 - FEBRUARI
- 6 Besar National Moot Court Competition
- Juara III LKTI Parahyangan Legal Competition





