
Machfud Arifin. (Dipta Wahyu/Jawa Pos)
JawaPos.com – Nama Machfud Arifin tidak hanya menguat dalam bursa pemilihan wali kota (pilwali) 2020. Sejauh ini ada lima partai politik (parpol) yang disebut-sebut merapat ke mantan Kapolda Jatim tersebut. Dalam waktu dekat, dia membuat pengumuman.
Mantan ketua tim kampanye daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf itu menyatakan, tidak ada niatan untuk maju sebagai calon wali kota. Setelah tugasnya mengawal Jokowi dalam Pilpres 2019 selesai, dia ingin berfokus di Jakarta. ’’Tapi, banyak tokoh yang mendorong dan mendesak saya agar maju sebagai calon wali kota,’’ ujarnya kemarin (10/1).
Menurut dia, beberapa tokoh yang memberikan dukungan tersebut adalah mantan Gubernur Jatim Soekarwo hingga mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan. Dari situ, Machfud mulai mempertimbangkan ikut bertarung dalam pilwali tahun ini jika memang didukung partai parpol dan masyarakat Kota Surabaya. ’’Alangkah sombongnya saya jika tidak menjalankan amanah ini. Akhirnya, saya putuskan (maju pilwali, Red),’’ katanya.
Pensiunan jenderal yang pernah mengepalai kepolisian se-Jawa Timur itu menilai kinerja Wali Kota Tri Rismaharini dalam menata Kota Surabaya sudah sangat bagus. Surabaya menjadi kota yang indah, cantik, dan nyaman. Namun, dia menyadari bahwa tuntutan masyarakat ke depan lebih dari itu.
Menurut Machfud, ada salah satu aspek yang masih perlu dibenahi. Salah satunya terkait dengan transportasi masal. Termasuk sport center yang belum tersedia. ’’Padahal, Jatim ini gudangnya atlet,’’ ungkapnya.
Karena itu, salah satu programnya nanti adalah membenahi moda transportasi masal yang terkoneksi antarwilayah hingga ke luar kota. Sebab, transportasi menjadi salah satu penunjang di sektor ekonomi.
Machfud menyadari butuh kendaraan politik untuk merealisasikan programnya tersebut. Dia sudah berkomunikasi dengan beberapa parpol. Namun, alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1986 itu belum mau membeberkannya.
Machfud mengakui, sudah ada lima partai yang mendekatinya. Namun, dia belum mau menyebutkannya. Dia mengumumkannya dalam waktu dekat. ’’Yang jelas, kami terus melakukan penjajakan. Dalam waktu dekat, teman-teman diundang untuk itu,’’ tuturnya.
Di tempat terpisah, Ketua DPC Gerindra Surabaya Bagio Fandi Sutadi menyatakan sudah pernah berkomunikasi dengan Machfud. Namun, sejauh ini yang dibahas baru tahap penjaringan yang berjalan di partainya.
Terkait dengan kemungkinan merapat ke Machfud, Sutadi belum memberikan jawaban tegas. Yang jelas, jumlah kursi yang dibawa kandidat pasti menjadi pertimbangan. ’’Artinya, kalau sudah mengantongi rekomendasi, berarti calon itu sudah mengunci kursi. Entah itu tiga, empat, atau lima. Jadi, itu juga menjadi pertimbangan,’’ paparnya.
Sementara itu, Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf belum mau berkomentar. Yang pasti, PKB sudah memberikan dukugan ingin mengusung pensiunan polisi yang berdomisili di Surabaya tersebut.
Di sisi lain, Machfud mendapat dukungan dari beberapa tokoh. Salah satunya, pengusaha yang juga bos Maspion Group Alim Markus. Dukungan itu disampaikan setelah Alim bermain tenis meja di pusat kebugaran Dengkul Club kemarin. Menurut Alim, Machfud memiliki kecintaan terhadap Kota Surabaya. ’’Saya AM (Alim Markus), arek Suroboyo, MA (Machfud Arifin), arek Suroboyo. Kami sama-sama cinta dengan Surabaya. Mari kita dukung MA maju sebagai wali kota untuk membawa Surabaya lebih baik,’’ tuturnya.
Dukungan juga disampaikan mantan Gubernur Jatim Mayjen (pur) Imam Utomo. Menurut Imam, Machfud merupakan orang yang kreatif. Karena itu, dia yakin Machfud mampu membangun Surabaya menjadi lebih baik lagi. ’’Harus ada perubahan yang lebih baik dan bisa meneruskan Bu Risma,’’ tuturnya.
---
Soal Machfud Arifin
- Mantan Kapolda Jatim dan mantan ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin dalam pilpres lalu.
- Resmi mendaftar sebagai bakal calon wali kota di Gerindra pada akhir Desember.
- Mendapat dukungan terbuka dari PKB pada awal Januari.
- Punya jejaring politisi yang cukup kuat.
- Menggalang dukungan dari para pengusaha.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
