DLH Surabaya menegaskan parkir di area makam tidak dipungut biaya alias gratis. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menegaskan parkir di area makam gratis alias tidak dipungut biaya.
Retribusi hanya berlaku di empat TPU yang area parkirnya dikelola resmi oleh Dinas Perhubungan.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedik Irianto, menyusul beredarnya kabar di masyarakat mengenai dugaan pungutan liar (pungli) parkir di sejumlah area makam baru-baru ini.
“Kami tegaskan bahwa parkir di dalam area makam itu gratis. Informasi tersebut juga sudah kami sampaikan secara jelas melalui banner resmi yang terpasang di lokasi,” ucap Dedik di Surabaya, Minggu (22/2).
Yang menjadi pengecualian adalah TPU Keputih, Krematorium Keputih, TPU Simo Kwagean, dan TPU Putat Gede, di mana penarikan retribusi parkirnya dilakukan oleh petugas resmi Dishub yang mengantongi izin.
“Selain lokasi yang memang dikelola Dishub, tidak ada penarikan retribusi parkir di dalam area makam. Jika ada oknum yang meminta sejumlah uang dengan dalih parkir, itu bukan petugas resmi,” imbuhnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedik menyoroti fenomena membludaknya jumlah umat islam yang melakukan ziarah kubur menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H/ 2026 M, di beberapa pemakaman Surabaya.
“Kalau parkir di area makam yang gratis, kami imbau warga tetap mengawasi kendaraannya masing-masing. Jika parkir di lokasi yang dijaga petugas resmi, pastikan meminta karcis sebagai bukti pembayaran,” jelas Dedik.
Melalui penegasan ini, DLH Surabaya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan makam yang tertib dan nyaman, dengan cara tidak memberikan pembayaran parkir kepada pihak yang tidak berwenang.
Masyarakat juga diimbau merekam oknum yang memungut parkir di area makam yang seharusnya gratis, lalu melaporkannya melalui kanal pengaduan Pemkot seperti CC 112 atau akun resmi Dishub Surabaya, @parkirsurabaya.
“Saya tegaskan peziarah tidak diwajibkan memberikan uang kepada siapa pun, baik itu parkir maupun pengemis di makam. Kalau ingin bersedekah, silakan, tetapi tidak boleh ada unsur paksaan,” tukasnya.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
